Hilang Terseret Banjir, Santri Ditemukan Tewas Terlilit Sampah Sungai

Kompas.com - 09/02/2015, 11:50 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
PAMEKASAN, KOMPAS.com - Ferid (17), salah satu santri Sumber Anom, Desa Angsana, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Jawa Timur, ditemukan tewas setelah terseret arus sungai desa setempat, Senin (9/2/2015).

Jasad Ferid ditemukan dalam keadaan telungkup dengan kepala dipenuhi lilitan sampah sungai. Ferid ditemukan warga setempat bernama Basro. Basro melihat jasad Ferid masih mengenakan celana pendek berwarna hitam. Namun Basro enggan mengangkat jasad tersebut. Alasannya, takut melanggar aturan yang bisa bermasalah dengan polisi.

"Saya laporkan langsung ke anggota keluarganya agar mayatnya diangkat dari pinggir sungai," kata Basro.

Selang satu jam kemudian, anggota keluarga Ferid datang mengangkat mayat itu dan langsung dibawa pulang ke rumah. Sampai di rumah, Ferid langsung dimandikan dan disembahyangkan di pesantrennya.

Ahmad Zaini, salah satu pengurus pesantren menjelaskan, berdasarkan keterangan keenam teman korban yang sama-sama mandi di sungai, Minggu (8/2/2015) kemarin korban sudah dilarang mandi karena arus sungai semakin keruh.

Keruhnya sungai menandakan akan datang banjir dadakan. Namun korban tetap memaksa mandi di sungai. Karena memaksa, korban akhirnya ditinggal sendirian. Sementara keenam temannya pulang pesantren, karena sudah waktunya shalat ashar berjamaah.

"Sampai selesai pengajian kitab, Ferid tetap tidak kembali ke pondok. Setelah dilihat di sungai, hanya baju dan sandalnya yang ada. Kami semua curiga ia diseret arus sungai," kata dia.

Beberapa pengurus dengan meminta bantuan warga sekitar, langsung melakukan pencarian di sepanjang sungai. Bahkan, pencarian dilakukan sampai larut malam. Pencarian dihentikan setelah menjelang pagi.

Pada pagi harinya, Ferid sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. "Santri dilarang mandi di sungai karena di dalam pesantren sudah ada kamar mandinya. Namun korban melanggar aturan pesantren," ungkap Zaini.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam Sehari, Kasus Positif Covid-19 di NTB Bertambah 49 Orang

Dalam Sehari, Kasus Positif Covid-19 di NTB Bertambah 49 Orang

Regional
Kasus Covid-19 di Sumsel Bertambah 59 Orang dalam Sehari, Lab Palembang Kewalahan

Kasus Covid-19 di Sumsel Bertambah 59 Orang dalam Sehari, Lab Palembang Kewalahan

Regional
Polisi Duga Ada Kelalaian dari Terbaliknya Perahu Ziarah di Ogan Ilir yang Tewaskan 4 Guru

Polisi Duga Ada Kelalaian dari Terbaliknya Perahu Ziarah di Ogan Ilir yang Tewaskan 4 Guru

Regional
Tangis Orangtua Korban Perahu Terbalik di Ogan Ilir: Dia Anak Tunggal, Pergi Ziarah Tak Pamit...

Tangis Orangtua Korban Perahu Terbalik di Ogan Ilir: Dia Anak Tunggal, Pergi Ziarah Tak Pamit...

Regional
Fakta Guru Cabuli Murid 4 Tahun, Berawal dari Medsos dan Ancaman Sebar Foto Tanpa Busana

Fakta Guru Cabuli Murid 4 Tahun, Berawal dari Medsos dan Ancaman Sebar Foto Tanpa Busana

Regional
[POPULER NUSANTARA] Nekat Curi Ponsel di Ruang Isolasi Covid-19 | Viral Video Bahar Bin Smith di Nusakambangan

[POPULER NUSANTARA] Nekat Curi Ponsel di Ruang Isolasi Covid-19 | Viral Video Bahar Bin Smith di Nusakambangan

Regional
Wagub Kaltim Klaim Siap Terapkan New Normal

Wagub Kaltim Klaim Siap Terapkan New Normal

Regional
4 Guru Honorer Tewas Tenggelam Saat Perahu yang Ditumpangi Terbalik, Ini Kronologinya

4 Guru Honorer Tewas Tenggelam Saat Perahu yang Ditumpangi Terbalik, Ini Kronologinya

Regional
Fakta Maling Tak Sadar Masuk Ruang Isolasi Corona, Terekam CCTV hingga Curi 2 Ponsel

Fakta Maling Tak Sadar Masuk Ruang Isolasi Corona, Terekam CCTV hingga Curi 2 Ponsel

Regional
Perahu Terbalik saat Hendak Ziarah, 4 Guru Honorer di Ogan Ilir Tewas Tenggelam

Perahu Terbalik saat Hendak Ziarah, 4 Guru Honorer di Ogan Ilir Tewas Tenggelam

Regional
Terseret Banjir Masuk Gorong-gorong, Bocah 10 Tahun Tewas

Terseret Banjir Masuk Gorong-gorong, Bocah 10 Tahun Tewas

Regional
Kabar Baik, Dua Hari Jumlah Pasien Positif Covid-19 di DIY Tak Bertambah, Ini Penjelasannya

Kabar Baik, Dua Hari Jumlah Pasien Positif Covid-19 di DIY Tak Bertambah, Ini Penjelasannya

Regional
Main Air saat Banjir, Seorang Remaja Terpeleset dan Tenggelam di Parit

Main Air saat Banjir, Seorang Remaja Terpeleset dan Tenggelam di Parit

Regional
'Saya Memilih Berhadapan dengan Virus Ini, daripada Masyarakat Mati Kelaparan'

"Saya Memilih Berhadapan dengan Virus Ini, daripada Masyarakat Mati Kelaparan"

Regional
Klaster Covid-19 di Bondowoso Diubah Jadi Kampung Tangguh

Klaster Covid-19 di Bondowoso Diubah Jadi Kampung Tangguh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X