Musim Banjir, Ridwan Kamil Minta Disiapkan 30 Pawang Hujan

Kompas.com - 09/02/2015, 11:18 WIB
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, menunjukkan miniatur contoh cable car yang akan dipasang di Kota Bandung. Cable car dari Austria ini memiliki kapasitas 36 orang. KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaWali Kota Bandung, Ridwan Kamil, menunjukkan miniatur contoh cable car yang akan dipasang di Kota Bandung. Cable car dari Austria ini memiliki kapasitas 36 orang.
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com - Intensitas curah hujan di Kota Bandung, Jawa Barat, meningkat dalam tujuh hari terakhir. Akibatnya, tanggul kirmir di Sungai Cironggeng, Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, jebol dan merendam beberapa daerah di sekitarnya.

Demi mencegah banjir kembali terjadi, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, mengimbau kepada para kepala kewilayahan untuk siaga mengawasi daerah-daerah yang menjadi langganan banjir.

"Setiap hari Camat sama Lurah harus siaga di saat hujan. Kemudian harus segera disusun tim untuk memeriksa kualitas kirmir. Jika ditemukan ada kirmir yang mengkhawatirkan dan retak-retak segera ambil tindakan untuk diperkuat," kata pria yang akrab disapa Emil ini saat ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (9/2/2015).

Selain itu, Emil juga memerintahkan kepada para camat dan Lurah untuk menyiapkan karung-karung dan beronjong untuk mengantisipasi banjir yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi. "Saya minta untuk menyiapkan karung-karung atau beronjong di gudang Kecamatan. Kalau ada bocor (di tanggul) tanpa nunggu DBMP kecamatan yang dilewati sungai bisa bergerak," imbuh dia.

Kemudian, Emil juga memerintahkan kepada para camat dan lurah agar bisa menginventarisasi lokasi-lokasi yang dimungkinkan menjadi tempat penampungan ketika banjir terjadi. "Jangan sampai pada hari H malah panik, dan sudah tahu mau ke mana mengungsi kalau ada masalah. Sambil Koordinasi dengan Dinsos sambil selama tujuh hari ini juga lurah diminta melaporkan masalah-masalah yang mengkhawatirkan dari sisi persungaian di wilayah masing," kata Emil.

Tidak hanya di sisi teknis, Emil ternyata juga menyiapkan strategi penangangan banjir dari sisi mistis yakni dengan meminta para camat untuk menyiagakan pawang hujan. Jika di Kota Bandung ada 30 kecamatan, maka ada 30 pawang hujan.

"Termasuk saya minta juga untuk menyediakan pawang hujan untuk menggeser hujan, tapi ternyata belum berhasil. Saya sudah suruh camat-camatnya," tandas Emil.   



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Kepala Dinas Meninggal karena Covid-19, Seluruh Kantor SKPD di Kabupaten Banjar Disterilkan

2 Kepala Dinas Meninggal karena Covid-19, Seluruh Kantor SKPD di Kabupaten Banjar Disterilkan

Regional
7 Orang Tewas akibat Truk Tabrak 4 Sepeda Motor, Begini Kronologinya...

7 Orang Tewas akibat Truk Tabrak 4 Sepeda Motor, Begini Kronologinya...

Regional
Dampak Covid-19, PAD Kota Ambon Terjun Bebas

Dampak Covid-19, PAD Kota Ambon Terjun Bebas

Regional
Pesan Sultan HB X Jelang Peringatan Kemerdekaan: Jangan Ada yang Merasa Mayoritas

Pesan Sultan HB X Jelang Peringatan Kemerdekaan: Jangan Ada yang Merasa Mayoritas

Regional
Sempat Terlihat Menyapu di Pagi Hari, Dewi Ditemukan Tewas di Ruang Tamu Beberapa Jam Kemudian

Sempat Terlihat Menyapu di Pagi Hari, Dewi Ditemukan Tewas di Ruang Tamu Beberapa Jam Kemudian

Regional
Tingkatkan Kemampuan Petugas Indra, Dompet Dhuafa Gelar Workshop Pemeriksaan Mata Dasar

Tingkatkan Kemampuan Petugas Indra, Dompet Dhuafa Gelar Workshop Pemeriksaan Mata Dasar

Regional
Tiru Jawa Barat, Ambon Akan Terapkan PSBB Lokal di Setiap Desa

Tiru Jawa Barat, Ambon Akan Terapkan PSBB Lokal di Setiap Desa

Regional
Mahasiswa Kedokteran Asal Tegal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Mahasiswa Kedokteran Asal Tegal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Kecelakaan Beruntun, Sebuah Truk Tabrak 4 Sepeda Motor, 7 Orang Meninggal

Kecelakaan Beruntun, Sebuah Truk Tabrak 4 Sepeda Motor, 7 Orang Meninggal

Regional
Tingkatkan Keahlian Menjahit Kaum Dhuafa Cirebon, Dompet Dhuafa Gelar Jabar Bagja

Tingkatkan Keahlian Menjahit Kaum Dhuafa Cirebon, Dompet Dhuafa Gelar Jabar Bagja

Regional
Masih Zona Merah, PSBB Transisi di Ambon Bakal Diperpanjang

Masih Zona Merah, PSBB Transisi di Ambon Bakal Diperpanjang

Regional
105 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Banjar Kalsel Terpapar Covid-19

105 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Banjar Kalsel Terpapar Covid-19

Regional
Tracing Klaster DPRD Maluku, Belum Ada Anggota Dewan yang Jalani Tes Swab

Tracing Klaster DPRD Maluku, Belum Ada Anggota Dewan yang Jalani Tes Swab

Regional
Bahas Tata Ruang Ibu Kota Negara Baru, Wamen ATR Pastikan Tak Ada Penggusuran

Bahas Tata Ruang Ibu Kota Negara Baru, Wamen ATR Pastikan Tak Ada Penggusuran

Regional
Viral, Situs Belajar Daring di Surabaya Disisipi Iklan Pornografi, Ini Penjelasan Pemkot

Viral, Situs Belajar Daring di Surabaya Disisipi Iklan Pornografi, Ini Penjelasan Pemkot

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X