Gelar Operasi SAR, Anggota Basarnas Jayapura Nyaris Tenggelam

Kompas.com - 06/02/2015, 23:03 WIB
Anggota Basarnas Jayapura, nyaris jadi korban saat melakukan operasi SAR di Pantai Base G, Jayapura Utara, Jumat (6/2/2015). alfian kartonoAnggota Basarnas Jayapura, nyaris jadi korban saat melakukan operasi SAR di Pantai Base G, Jayapura Utara, Jumat (6/2/2015).
|
EditorFarid Assifa
JAYAPURA, KOMPAS.com – Anggota Basarnas Jayapura nyaris menjadi korban keganasan gelombang saat melakukan pencarian seorang mahasiswa yang tenggelam terbawa arus di Pantai Base G, Jayapura Utara, Kota Jayapura, Jumat (6/2/2015).

Kejadian berlangsung sekitar pukul 15.00 WIT ketika tim SAR gabungan yang menggunakan dua buah kapal dan speed boat mencari Michael Jitmau (23), mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) di perairan Pantai Base G, Jayapura.

Saat melakukan pencarian sekitar 200 meter dari bibir pantai, tiba-tiba speed boat dihantam gelombang tinggi yang mengakibatkan 4 anggota Basarnas terlempar ke laut. Tiga anggota Basarnas yang tergulung ombak ke arah pantai segera ditolong anggota tim SAR yang lain, namun Erda Yolanda Sokoi, sempat terbawa arus ke laut dalam. Setelah sekitar satu jam dicari, akhirnya Erda dapat ditarik ke pantai dengan menggunakan tali.

Koordinator Operasi SAR, Steven mengatakan, kondisi Erda baik dan tidak mengalami luka-luka.


“Hanya mengalami kram di paha dan kaki saat ditarik tadi,” jelas Steven saat ditemui di Pantai Base G, Jumat (6/2/2015) sore.

Dijelaskan Steven, pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan sejak pagi hari adalah menelusuri laut dan menyisir pantai Base G. Namun hingga Jumat sore tadi, Michael Jitmau (23) tidak juga ditemukan.

“Kami sudah melakukan pencarian sejak pagi, tapi pencarian di laut tidak maksimal karena terkendala gelombang laut yang cukup tinggi. Malahan anggota kami nyaris menjadi korban, setelah sempat terseret arus gelombang laut,” ungkap Steven.

Rencananya pencarian akan dilanjutkan Sabtu (7/2/2015) besok. Namun, menurut Steven, jika kondisi cuaca tidak mendukung, fokus pencarian tidak turun ke laut tetapi berkoordinasi dengan perahu motor nelayan dan kapal-kapal yang melintas.

Michael Jitmau (23), mahasiswa USTJ tenggelam setelah terseret gelombang laut saat berenang bersama rekannya di Pantai Base G, Jayapura Utara, Kamis (5/2/2015) sore kemarin pukul 15.00 WIT.

Menurut informasi warga setempat, sebelum kejadian, Michael bersama dua orang rekannya mabuk minuman keras. Dalam kondisi mabuk itu, tiba-tiba ia melompat ke laut, sementara dua orang rekannya yang berusaha menolong tidak dapat berbuat banyak, karena mereka juga dalam kondisi mabuk.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X