Gerbong KA Jayabaya yang Sempat Anjlok Ditarik ke Semarang

Kompas.com - 04/02/2015, 07:08 WIB
Ilustrasi kereta api KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Ilustrasi kereta api
|
EditorBayu Galih

SEMARANG, KOMPAS.com - Kereta Api Jayabaya jurusan Jakarta-Malang yang sempat anjlok di antara Stasiun Ujungnegoro dan Kuripan, Jawa Tengah telah selesai diangkat dan dipindahkan. Empat gerbong kereta yang dikabarkan anjlok itu telah berhasil diangkat pada Rabu (4/2/2015) pagi, sekitar pukul 04.00 WIB.

Manajer Hubungan Masyrakat PT Kereta Api Daerah Operasi IV Semarang, Suprapto mengatakan, pasca-pengangkatan empat gerbong kereta, seluruh gerbong KA Jayabaya ditarik menuju stasiun Poncol, Kota Semarang.

“Seluruh rangkaian eks KA Jayabaya sebanyak 10 gerbong telah ditarik semua menuju Poncol,” kata Suprapto, Rabu (4/2/2015) pagi.

Hingga saat ini PT KAI masih mencari penyebab anjoloknya empat dari 10 gerbong yang ada. PT KAI mengaku sedang melakukan penyelidikan terkait anjloknya empat gerbong tersebut. "Tunggu, masih kami selidiki penyebabnya,” ujar Suprapto.


Sebelumnya, PT KAI telah menggunakan sejumlah alat berat untuk mengangkat beberapa gerbong agar tidak mengganggu akses kereta lain. Perbaikan rangkaian rel juga dilakukan dengan membawa bantalan rel serta batu kricak. (Baca: Alat Berat Dikerahkan untuk Angkat Gerbong KA Jayabaya yang Anjlok)

KA Jayabaya sebelumnya dikabarkan anjlok pada Selasa, 3 Februari 2015 pukul 18.06 WIB. kereta itu membawa 455 orang penumpang. PT KAI memastikan saat ini tidak ada korban yang sedang luka-luka. Seluruh penumpang dievakuasi menggunakan KA Kaligung Mas, dibawa menuju Kota Semarang. (Baca: KA Jayabaya Jurusan Jakarta-Malang Dikabarkan Anjlok di Kendal)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X