Kompas.com - 02/02/2015, 05:17 WIB
Razia sebra yang digelar hingga hari terakhir di Mamasa Selasa (9/12) mampu menekan angka pelanggarana lalulintas hingag tersisa 10 persen di hari terakhir. Selama sepkan awal razia sebra digelar rata-rata pelangagraan mencapai 60 persen lebih, namun di hari terakhir pelangagaran tersisa hanya kurang dari 10 persen. KOMPAS.ComRazia sebra yang digelar hingga hari terakhir di Mamasa Selasa (9/12) mampu menekan angka pelanggarana lalulintas hingag tersisa 10 persen di hari terakhir. Selama sepkan awal razia sebra digelar rata-rata pelangagraan mencapai 60 persen lebih, namun di hari terakhir pelangagaran tersisa hanya kurang dari 10 persen.
EditorBayu Galih

SEMARANG, KOMPAS.com — Ada hal unik dari operasi polisi yang digelar di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Minggu (1/2/2015) dini hari, saat polisi mengamankan satu mobil jenis Toyota Yaris warna merah. Mobil ini dikendarai oleh Muhammad Faizal Adilla, seorang mahasiswa fakultas hukum sebuah universitas negeri di Kota Semarang.

Saat dihentikan, pemuda yang tinggal di Tembalang, Kota Semarang, ini langsung mengatakan bahwa mobil tersebut adalah milik ayahnya.

"Ayah saya polisi lalu lintas, tugas di Polsek Banyumanik," kata Faizal saat dihentikan polisi.

Namun, pengakuan itu tak membuat polisi berhenti memeriksa mobil itu. Saat dimintai surat-surat kendaraan, ditemukan surat tilang berwarna merah muda bertuliskan nama pemilik mobil, M Anshari, warga Jalan Bangku III, Kota Semarang. Di surat tilang itu tertulis tanggal 23 Januari 2015.

Saat ditanya, Faizal mengelak dan tak mengetahui asal-muasal mobil itu. Dia mengaku ayahnya yang berinisial Aipda S yang bertugas di Unit Lantas Polsek Banyumanik membawa pulang mobil tersebut ke rumahnya.

"Enggak tahu, bapak saya yang bawa ke rumah. Makanya saya pakai," kata Faizal.

Dua rekan Faizal di dalam mobil, sepasang lelaki dan perempuan, juga tampak bengong ketika polisi menemukan sebotol minuman keras jenis congyang di dalam mobil itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika ditanya sudah berapa lama dia membawa mobil hasil penilangan itu, Faizal menjawab sudah sebulan. Temuan ini pun langsung dilaporkan ke Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Sugiarto.

"Itu mobil tilangan yang dibawa, besok biar dia (Aipda S) berurusan sama Kapolrestabes Semarang (Kombes Djihartono)," kata Sugiarto.

Kepolisian gencar menggelar operasi di beberapa ruas jalan yang dianggap rawan di Kota Semarang, termasuk Jalan Pahlawan, yang selama ini menjadi tempat kumpul muda-mudi. Razia kemarin melibatkan ratusan personel gabungan dari Polrestabes Semarang dan Detasemen Polisi Militer (Denpom) TNI AD.

Polisi mengamankan sejumlah orang dan mengangkut puluhan sepeda motor dan sita mobil bermasalah dalam operasi tersebut. (Muh Radlis)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.