Kompas.com - 28/01/2015, 21:38 WIB
|
EditorFarid Assifa
AMBON, KOMPAS.com - Adik kandung Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku, Wellem Puttileihalat, terpidana korupsi proyek rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) Pulau Kasa tahun 2007 senilai Rp 1 miliar dieksekusi tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Rabu (28/1/2015).

Wellem dibawa menuju Lapas Ambon sekitar pukul 13.30 WIT dengan menggunakan mobil tahanan Kejati Maluku bernomor polisi DE 8241 AM. Bersama Wellem Puttileihalat, Kejati Maluku juga mengeksekusi Jonathan Pesireron yang bertindak selaku ketua panitia pelaksana teknis kegiatan (PPTK) dalam proyek itu.

Saat ditemui wartawan, Puttileihalat yang juga anggota DPRD Kabupaten SBB itu hanya melambaikan tangannya sambil tersenyum lega. Dia mengaku menerima dengan lapang dada eksekusi yang dilakukan jaksa terhadapnya.

“Saya terima dengan lapang dada eksekusi ini,” singkatnya sambil tersenyum.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Maluku, Bobby Kin Palapia kepada wartawan menuturkan, kedua terpidana telah tiba di kantor Kejati Maluku sekitar pukul 09.00 WIT untuk terlebih dahulu mengurus administrasi sebelum dieksekusi ke Lapas Ambon.

“Tadi kedua terpidana sudah hadir di Kejati sejak pukul 09.00 WIT. Selanjutnya dilakukan penyelesaian administrasi sebelum akhirnya dieksekusi menuju Lapas Ambon,” tuturnya.

Menurut dia, Puttileihalat dan Pesireron dieksekusi menyusul adanya putusan Pengadilan Negeri Ambon yang telah memvonis keduanya bersalah dalam kasus tersebut. Lanjut dia, tidak adanya upaya banding dari para terpidana pasca-putusan di PN Ambon menandakan putusan pengadilan sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah) sehingga sudah harus dieksekusi.

“Jadi kedua tersangka ini sudah harus dieksekusi karena PN Ambon telah memvonis mereka dengan hukuman penjara dan denda. Setelah putusan dari PN Ambon, keduanya tidak melakukan upaya hukum banding maka keputusannya sudah inkra. Jadi harus dieksekusi,” jelasnya.

Sebelumnya, kedua terpidana telah dihukum penjara dan denda oleh PN Ambon terkait korupsi dana rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) pulau Kassa Kabupaten Seram Bagian Barat. Pada 5 Desember 2014, Puttileihalat divonis dua tahun penjara dan diwajibkan membayar denda sebesar Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan. Sedangkan Pesireron divonis satu tahun 10 bulan penjara serta denda sebesar Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan pada 29 September 2014.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub Uu Dukung Pencanangan Pariwisata Berbasis HAM di Jabar untuk Pulihkan Ekonomi Pariwisata

Wagub Uu Dukung Pencanangan Pariwisata Berbasis HAM di Jabar untuk Pulihkan Ekonomi Pariwisata

Regional
Uu Sebut Porpov Jabar 2022 Bisa Jadi Bahan Evaluasi Pembinaan Atlet

Uu Sebut Porpov Jabar 2022 Bisa Jadi Bahan Evaluasi Pembinaan Atlet

Regional
Penerbangan Internasional Dibuka, Gubernur Riau: Sudah Lama Dinanti Investor

Penerbangan Internasional Dibuka, Gubernur Riau: Sudah Lama Dinanti Investor

Regional
Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Regional
Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Regional
Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Regional
Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Regional
Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Regional
Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Regional
Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.