Musisi Parepare Ciptakan Puisi untuk KPK dan Polri

Kompas.com - 25/01/2015, 07:51 WIB
Kaleb R Basae, Pengurus RBI Parepare, saat membacakan Puisi Tentang Hentikan Pertikaian KPK Vs Polri, di Teras Empang, Kota Parepare, Sulawesi Selatan Kompas. Com/Suddin SyamsuddinKaleb R Basae, Pengurus RBI Parepare, saat membacakan Puisi Tentang Hentikan Pertikaian KPK Vs Polri, di Teras Empang, Kota Parepare, Sulawesi Selatan
|
EditorKistyarini
PAREPARE, KOMPAS.com - Ketegangan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) vs Polri memunculkan keprihatinan masyarakat. Di Kota Parepare, Suawesi Selatan, musisi Parepare yang tergabung dalam Rumah Balada Indonesia (RIB) Kota Parepare, membuat puisi bertema "Selamatkan Indonesia dari Pertikaian KPK dan Polri".

Pencipta puisi berjudul Selamatkan Negeri Ini, Save KPK, Save Polri, Save Indonesiaku, Ikram, mengatakan dengan puisi itu dia mengimbau agar para penegak hukum tidak bertikai karena akan meresahkan rakyat.

“Puisi ini saya buat sebagai kritik, kepada dua penegak hukum yang saling bertikai. KPK dan Polri diharap segara berdamai, dan memikirkan nasib bangsa ini ke depan," kata Ikram, yang juga pengurus RBI Parepare.

Pembacaan puisi dilakukan di sebuah panggung di Keluarahan Sumpang, Minanagae, Kecamatan Bacukiki Barat, Parepare, Sulawesi Selatan, Minggu (25/1/2015) dini hari.

"Saling intai, menghunus belati kemudian keduanya bergumul dalam dendam tanpa batas, selamatkan negeri ini, save KPK, save Polri, save Indonesiaku," demikian sebagian dari puisi yang dibacakan oleh Kaleb R Basae tersebut.




Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Regional
Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Regional
Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Regional
Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Regional
Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Regional
Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Regional
Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Regional
2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Regional
'Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah...'

"Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah..."

Regional
Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Regional
Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

Regional
Anggota DPRD Ketapang Positif Corona Usai Kembali dari Kunker ke Jakarta

Anggota DPRD Ketapang Positif Corona Usai Kembali dari Kunker ke Jakarta

Regional
Kisah Efi Lahirkan Bayi Kembar 3, Sang Suami Menghilang dan Asuh 6 Anak Seorang Diri

Kisah Efi Lahirkan Bayi Kembar 3, Sang Suami Menghilang dan Asuh 6 Anak Seorang Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X