Ijazah Ditahan karena Tak Mampu Bayar SPI, Siswa SMP Putus Sekolah

Kompas.com - 19/01/2015, 15:27 WIB
|
EditorFarid Assifa
KENDAL, KOMPAS.com - Ijazah Khusniatul Khusna, warga Kutoharjo, Kaliwungu, Kendal, ditahan oleh sekolahnya karena orangtua siswa yang lulus tahun 2014 itu tidak bisa membayar uang sumbangan pengembangan institusi (SPI) dan iuran lainnya.

Menurut kakak korban, Mohamad Faiz (28), adiknya lulus dari SMPN 2 Kaliwungu pada tahun 2014 kemarin. Namun karena tidak memiliki ijazah lantaran masih ditahan oleh sekolahnya, Khusniatul tidak bisa melanjutkan ke SMA sederajat dan memilih belajar di pondok pesantren yang ada di Kaliwungu.

“Sebenarnya orangtua saya sudah pernah datang ke SMPN 2 Kaliwungu untuk mengambil ijazah adik saya. Tapi tidak bisa karena belum melunasi uang SPI, sumbangan perpisahan, administrasi ujian nasional (UN), pas foto dan kenang-kenangan sekolah, yang totalnya mencapai Rp 975.000,” kata Faiz, Senin (19/1/2015).

Faiz merinci tunggakan Khusniatul ke sekolah, yakni biaya SPI Rp 200.000, komite sekolah Rp 525.000, kenang-kenangan Rp 100.000, perpisahan siswa Rp 35.000, administrasi UN Rp 100.000 dan biaya pas foto Rp 15.000.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kendal Muryono langsung mendatangi SMPN 2 Kaliwungu untuk melakukan klarifikasi. Muryono menyatakan, jika memang siswa tersebut tidak mampu, semestinya diberikan keringanan agar dia dan orangtuanya tidak merasa terbebani

“Apalagi ijazah sampai ditahan hanya karena belum bisa membayar, sehingga menghambat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Padahal satu sisi program pemerintah adalah menyukseskan wajib belajar 12 tahun atau sampai tingkat SMA/SMK,” kata Muryono.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Kaliwungu Ery Saerodji berkilah, Khusniatul belum bisa diberi ijazah karena siswa tersebut belum memberikan sidik jari. Ery menegaskan, sebenarnya orangtua siswa bisa meminta keringanan pembayaran dengan menunjukkan surat keterangan tidak mampu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.