Kompas.com - 17/01/2015, 02:52 WIB
Aktivis lingkungan dari Organisasi Pelestari Sungai (Opsi) melihat pencemaran Sungai Klampok dibelakang pabrik PT Sidomuncul, Diwak, Pringapus, Rabu (22/10/2014) siang. kompas.com/ syahrul munirAktivis lingkungan dari Organisasi Pelestari Sungai (Opsi) melihat pencemaran Sungai Klampok dibelakang pabrik PT Sidomuncul, Diwak, Pringapus, Rabu (22/10/2014) siang.
|
EditorBayu Galih


UNGARAN, KOMPAS.com - Hasil inspeksi mendadak yang dilakukan Komisi C DPRD Kabupaten Semarang bersama Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan sejumlah LSM beberapa waktu lalu ternyata tidak hanya menemukan permasalahan limbah di sungai Klampok. Selain akan memanggil PT Sido Muncul terkait limbah, Komisi C juga telah meminta pabrikan jamu nasional itu agar membongkar bangunan yang ada di sempadan sungai Klampok.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Jauhari Mahmud menyatakan, hasil sidak akan segera dibawa kerapat Komisi dengan Pimpinan DPRD, yang akan dijadwalkan dalam waktu dekat ini.

"Ada beberapa hal yang perlu kami bicarakan juga antara Sido Muncul dan BLH. Termasuk temuan adanya sungai yang ditutup bangunan Sido Muncul. Menurut saya bangunan itu harus dibongkar karena tidak sesuai dengan peraturan," kata Jauhari, Jumat (16/1/2015)

Selain PT Sido Muncul, pihaknya juga akan memanggil beberapa manajemen pabrik yang lain yang berada di sepanjang sungai Klampok untuk memberikan klarifikasi di depan DPRD Kabupaten Semarang. "Segera akan kita panggil Sido Muncul dan beberapa pabrik yang di sekitarnya untuk memberikan klarifikasi," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Sido Muncul Irwan Hidayat memprotes upaya DPRD Kabupaten Semarang yang akan memanggil manajemen perusahannya terkait limbah yang diduga mencemari sungai Klampok. Melalui sambungan telepon, Irwan meminta seluruh pihak, baik BLH, Opsi, untuk melakukan sidak juga ke perusahaan lainnya.

Dia merasa sejauh ini hanya perusahannya yang dibidik terkait persoalan limbah ini. Irwan menuntuk sejumlah pihak memberikan keberimbangan atau diperlakukan sama terhadap semua perusahaan.

"Di sekitar pabrik kami juga banyak. Misal pabrik minuman, kertas, hingga garmen. Tolong dicek juga. Apabila memang secara nyata sungai itu tercemar dari limbah milik kami, saya bertanggungjawab," ungkap Irwan, Rabu (14/1/2015) sore. (Baca: Cuma Limbahnya yang Dipersoalkan DPRD, Dirut PT Sido Muncul Protes)

 

Baca juga:

- Ini Kejanggalan di PT Sido Muncul Soal Limbah di Sungai Klampok
- Diduga Ikut Cemari Sungai, PT Sido Muncul Akan Dipanggil DPRD
- Bupati Semarang: PT Sido Muncul Sudah Dua Kali Bermasalah dengan Limbah



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X