Tiap Hasil Identifikasi Jenazah Diumumkan, Keluarga Korban Didampingi Psikiater

Kompas.com - 12/01/2015, 12:36 WIB
Keluarga korban pesawat QZ8501 satu persatu memasuki ruang posko ante mortem Polda Jatim. KOMPAS.com/Achmad FaizalKeluarga korban pesawat QZ8501 satu persatu memasuki ruang posko ante mortem Polda Jatim.
|
EditorCaroline Damanik

SURABAYA, KOMPAS.com - Hingga dua pekan proses pencarian jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501, kondisi psikologi keluarga korban masih diliputi kecemasan, terutama setiap kali memantau hasil identifikasi Tim DVI yang dirilis setiap harinya. Kondisi tersebut disampaikan Kasubag Psikologi Polda Jawa Timur, AKBP M.Mujib Ridwan, Senin (12/1/2015).

"Saya kira ini wajar, karena mereka sangat berharap yang berhasil diidentifikasi itu adalah keluarganya," ujar Mujib.

Menurut dia, tim pendamping psikologi selalu memantau perkembangan kondisi keluarga korban di posko DVI Polda Jatim setiap saat.

"Upaya relaksasi dan konseling selalu kami berikan agar kondisi mereka tetap stabil," ungkapnya.

Namun pihaknya mengaku sudah memiliki langkah antisipasi jika ada kondisi psikologi keluarga korban yang berlebihan. Saat ini kata Mujib, ada 50 tenaga psikiater dari berbagai pihak yang mendampingi keluarga korban di posko DVI Polda Jatim. Mereka mendampingi keluarga korban di ruang khusus yang disediakan Polda Jatim.

Hingga hari ini, dari 48 jenazah yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, sudah 32 jenazah yang berhasil diidentifikasi dan sudah diserahkan kepada keluarga, kecuali dua warga negara Korea Selatan yang masih dititipkan di kontainer pendingin. Sementara itu, 16 jenazah lainnya masih proses identifikasi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus WNA Masuk Indonesia di Tengah Wabah Corona, TKA China di Ketapang hingga Bintan Dipulangkan

Kasus WNA Masuk Indonesia di Tengah Wabah Corona, TKA China di Ketapang hingga Bintan Dipulangkan

Regional
Fakta Dibongkarnya Makam Pasien Positif Corona, Warga Bunyikan Kentongan, Bupati Turun Tangan

Fakta Dibongkarnya Makam Pasien Positif Corona, Warga Bunyikan Kentongan, Bupati Turun Tangan

Regional
Duduk Perkara Penolakan Pemakaman Pasien Covid-19 di Banyumas, Bupati Minta Maaf dan Pimpin Pembongkaran Makam

Duduk Perkara Penolakan Pemakaman Pasien Covid-19 di Banyumas, Bupati Minta Maaf dan Pimpin Pembongkaran Makam

Regional
Keluarga Pasien Corona: Kenapa Kamu Larang Saya Keluar, Nanti Saya Bakar Sekalian Rumah Ini

Keluarga Pasien Corona: Kenapa Kamu Larang Saya Keluar, Nanti Saya Bakar Sekalian Rumah Ini

Regional
Dua Warga Pemalang Positif Corona, Punya Riwayat Pernah ke Semarang dan DIY

Dua Warga Pemalang Positif Corona, Punya Riwayat Pernah ke Semarang dan DIY

Regional
Menyoal Kedatangan 316 WNI dari Italia, Dinyatakan Sehat Setelah Karantina di Kapal dan Rapid Tes di Bali

Menyoal Kedatangan 316 WNI dari Italia, Dinyatakan Sehat Setelah Karantina di Kapal dan Rapid Tes di Bali

Regional
5 Fakta Siswi SMK Diperkosa 7 Temannya, Terbongkar dari Ancaman Pelaku di Ponsel, Korban Alami Trauma

5 Fakta Siswi SMK Diperkosa 7 Temannya, Terbongkar dari Ancaman Pelaku di Ponsel, Korban Alami Trauma

Regional
Oknum PNS Ditangkap Polisi Gara-gara Gadaikan 26 Mobil Sewaan

Oknum PNS Ditangkap Polisi Gara-gara Gadaikan 26 Mobil Sewaan

Regional
Purwakarta Batasi Hilir Mudik Kendaraan AKDP dan Bolehkan Angkot Tetap Beroperasi

Purwakarta Batasi Hilir Mudik Kendaraan AKDP dan Bolehkan Angkot Tetap Beroperasi

Regional
Dituding Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji Sebut Hanya Skenario Anggota Keluarga untuk Memeras Uang

Dituding Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji Sebut Hanya Skenario Anggota Keluarga untuk Memeras Uang

Regional
'Rapid Test', 11 Warga Sumedang Positif Covid-19 dan 4 di Antaranya Tenaga Medis

"Rapid Test", 11 Warga Sumedang Positif Covid-19 dan 4 di Antaranya Tenaga Medis

Regional
Puluhan Santri di Kaltim Berstatus ODP, Pernah Hadir di Ijtima Ulama Gowa

Puluhan Santri di Kaltim Berstatus ODP, Pernah Hadir di Ijtima Ulama Gowa

Regional
RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X