KNKT Libatkan Psikolog Penerbangan untuk Analisis Kondisi Jiwa Pilot

Kompas.com - 10/01/2015, 10:03 WIB
Petugas dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memeriksa sejumlah serpihan pesawat AirAsia QZ8501 di posko DVI di Lanud TNI AU Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Selasa (6/1/2015). Hingga saat ini serpihan-serpihan tersebut masih dikumpulkan di Lanud TNI AU Iskandar sebelum dibawa untuk penyelidikan lebih lanjut. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESPetugas dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memeriksa sejumlah serpihan pesawat AirAsia QZ8501 di posko DVI di Lanud TNI AU Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Selasa (6/1/2015). Hingga saat ini serpihan-serpihan tersebut masih dikumpulkan di Lanud TNI AU Iskandar sebelum dibawa untuk penyelidikan lebih lanjut.
|
EditorDesy Afrianti
PANGKALAN BUN, KOMPAS.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengaku tidak akan mengusut penyebab kecelakaan AirAsia QZ8501 dari segi fisik dan teknis semata. KNKT juga melibatkan psikolog penerbangan yang akan menganalisis kondisi jiwa, apa yang sedang dipikirkan oleh pilot dan kopilot di saat itu yang diketahui menemui awan kumulonimbus, dan faktor-faktor psikologis lainnya.

"Kita nanti cermati, kebiasaan pilot itu seperti apa. Selama dia di AirAsia dikasih pelatihan apa mungkin. Jadi kita bisa tahu kira-kira apakah yang melatar-belakangi dia memutuskan sesuatu di pesawat," kata Investigator KNKT, FX Nurcahyo Utomo di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Jumat (9/1/2015).

Nurcahyo menegaskan, upaya untuk melihat dari sisi psikologis penerbangan tidak sekadar untuk menemukan kesalahan yang dilakukan oleh pilot maupun kopilot yang mengendalikan pesawat. Apabila pilot melakukan suatu hal yang melanggar ketentuan penerbangan di saat itu, kata Nurcahyo, dia belum tentu bersalah.

Menurut dia, ada kalanya pilot mengambil keputusan di luar aturan yang seharusnya namun dengan tujuan baik, yaitu untuk menyelamatkan pesawat.

Nurcahyo mencontohkan, sering pesawat mendapatkan peringatan di pesawatnya kalau ada hambatan, seperti gunung atau awan dan cuaca buruk. Namun, pilot belum bisa memindahkan laju pesawatnya karena jarak pandang di depan sangat pendek, misalnya sedang berkabut.

Pesawat harus berkoordinasi dengan ATC (air traffic controller) kalau mau berubah arah. Jadi, tidak bisa sepenuhnya menyalahkan pilot atau kopilot atas tindakannya yang di satu sisi harus mengindahkan peringatan tersebut tetapi masih ada hal lain yang harus dilakukan.

Tim psikolog penerbangan sendiri sudah ada di dalam KNKT. Hasil dari analisis psikolog penerbangan akan ditampung menjadi data pelengkap dari hasil pengamatan dan penelitian puing- puing pesawat AirAsia QZ8501.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Nurcahyo, barang sekecil apapun sangat penting untuk mengetahui awal mula kecelakaan pesawat tersebut. "Baut, mur, itu akan kita teliti juga. Dari hal-hal kecil, kalau alat yang besar belum ditemukan," ucap Nurcahyo.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.