Kompas.com - 07/01/2015, 12:22 WIB
EditorGlori K. Wadrianto
SIMPANG AMPEK, KOMPAS.com — Penerbangan pesawat Susi Air di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, untuk sementara dihentikan karena dinilai belum layak oleh Kementerian Perhubungan.

Hal itu dikatakan Bupati Pasaman Barat Baharuddin R saat perayaan HUT Ke-11 Kabupaten Pasaman Barat, di Simpang Ampek, Rabu (7/1/2015). "Untuk sementara, penerbangan ke Pasaman Barat dihentikan karena Kementerian Perhubungan menilai untuk hentikan sementara semua bandara yang belum layak, terkait kecelakaan pesawat AirAsia," kata Baharuddin.

Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika Pasaman Barat Bobby P Riza membenarkan informasi terkait penghentian penerbangan ke Pasaman Barat. Dia menyatakan, penghentian dilakukan karena dana subsidi sekitar Rp 2 miliar dari APBN 2015 masih dalam proses menunggu lelang di Jakarta.

"Penerbangan dihentikan, diperkirakan sampai tanggal 20 Januari 2015. Bisa juga lewat tanggal tersebut," kata Bobby.

Bobby menjelaskan, pada tahun 2014, Susi Air melayani penerbangan tiga kali dalam seminggu dengan dana subsidi sekitar Rp 600 juta dari dana APBD Kabupaten Pasaman Barat tahun 2014. 

Namun, pada 2015, penerbangan diperkirakan hanya satu atau dua kali seminggu, dengan rute Padang-Pasaman Barat dan sebaliknya. Sebab, dana Rp 2 miliar dalam satu tahun hanya mencukupi penerbangan satu atau dua kali dalam seminggu.

"Kadang dalam satu minggu itu ada yang dua kali terbangnya dan ada yang satu kali. Jadi, nanti kita atur jadwal penerbangannya," kata Bobby. 



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X