Bangku yang Biasa Diduduki Kevin di Kelas Kini Kosong

Kompas.com - 06/01/2015, 15:31 WIB
KOMPAS.com/Yatimul Ainun Bangku kosong di kelas Kevin, salah satu korban pesawat AirAsia. Kevin masih duduk di kelas 11 MIA di SMUK Kolese Santo Yusup, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (6/1/2015).

MALANG, KOMPAS.com - Bangku yang biasa diduduki Kevin Biantoro (15) di kelas 11 Matematika dan Ilmu Alam (MIA) II di ruang XI A-2 SMUK Kolese Santo Yusup kini kosong.

Kevin adalah salah satu korban pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di perairan Karimata, Pangkalan Bun, Minggu (28/12/2014) lalu. Jenazah Kevin dan kedua orangtuanya, Djarot Biantoro dan Ernawati, bahkan belum ditemukan hingga saat ini. Mereka berangkat dengan pesawat AirAsia untuk berlibur ke Singapura.

Di kelas ini, Kevin biasanya duduk sebangku dengan Clisia Olan Kurniyawan. Di kalangan teman-teman kelasnya, Kevin akrab dipanggil "Toro".

"Dia orangnya baik, sopan, mudah akrab dengan teman sekelasnya," kata Olan saat ditemui di sekolahnya, Selasa (6/1/2015).


Olan pun berharap Kevin bisa ditemukan dalam kondisi selamat.

"Saya berharap ada mujizat untuk Kevin. Dia bisa masuk sekolah lagi. Sosok orangnya periang, mudah bergaul, pokoknya seru," kata Olan dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, menurut Grace Alodia, teman Kevin sejak masa SMP di SMPK Kolese Santo Yusup 1, Kevin adalah sosok yang lucu.

"Dia sosok yang nyebelin, lucu tapi ngangenin. Dia pernah janjian akan ketemuan di Singapura dengan saya. Tapi sudah keburu dipanggil," katanya.

Menurut Marco, teman sekelas Kevin lainnya, menuturkan bahwa Kevin pribadinya sangat baik.

"Saat SMP saya satu perjuangan di OSIS. Saya tahu Kevin ikut dalam pesawat itu setelah tahu nama papanya ada di penumpang pesawat AirAsia yang kehilangan kontak," ungkap Marco.

Yang paling terkenang, lanjut Marco, sebelum berangkat, Kevin sempat bertanya kepada teman-teman di sekolahnya bagaimana caranya biar cepat tidur.

"Itu yang sangat terkenang sebelum Kevin ke Singapura," katanya.

Kepada sahabat-sahabatnya ini, Kevin sendiri juga pernah mengungkapkan cita-citanya untuk menjadi ahli pertambangan.

"Setelah itu tercapai, saya akan melamar kamu," ungkap Grace Alodia mengutip perkataan Kevin kepadanya beberapa waktu lalu.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorCaroline Damanik
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Upaya Bebaskan 23 ABK KM Mina Sejati yang Disandera, Personel Tambahan Dikerahkan

Upaya Bebaskan 23 ABK KM Mina Sejati yang Disandera, Personel Tambahan Dikerahkan

Regional
Protes, Warga Gelar Upacara di Tepi Lubang Bekas Tambang Batu Bara

Protes, Warga Gelar Upacara di Tepi Lubang Bekas Tambang Batu Bara

Regional
Kericuhan di Halaman DPR Aceh Dipicu Penurunan Paksa Bendera Merah Putih

Kericuhan di Halaman DPR Aceh Dipicu Penurunan Paksa Bendera Merah Putih

Regional
LBH Surabaya Kecam Tindakan Represif terhadap Mahasiswa Papua

LBH Surabaya Kecam Tindakan Represif terhadap Mahasiswa Papua

Regional
Soal Usul Pemakzulan Dirinya, Gubernur Sulsel Anggap Itu Pembunuhan Karakter

Soal Usul Pemakzulan Dirinya, Gubernur Sulsel Anggap Itu Pembunuhan Karakter

Regional
PKB Bentuk Tim Kajian Amandemen UUD 45 dan GBHN, Diketuai Profesor

PKB Bentuk Tim Kajian Amandemen UUD 45 dan GBHN, Diketuai Profesor

Regional
Tak Temukan Bukti Perusakan Bendera Merah Putih, Polisi Pulangkan 43 Mahasiswa Papua

Tak Temukan Bukti Perusakan Bendera Merah Putih, Polisi Pulangkan 43 Mahasiswa Papua

Regional
Mayat Pria Bersimbah Darah Ditemukan Dekat Sungai Tallo Makassar

Mayat Pria Bersimbah Darah Ditemukan Dekat Sungai Tallo Makassar

Regional
Usai Jalani Operasi 5 Jam, Polisi Korban Penyerangan Terduga Teroris di Surabaya Disebut Membaik

Usai Jalani Operasi 5 Jam, Polisi Korban Penyerangan Terduga Teroris di Surabaya Disebut Membaik

Regional
Kibarkan Merah Putih Tanpa Seragam, Puluhan Anggota Paskibra Menangis

Kibarkan Merah Putih Tanpa Seragam, Puluhan Anggota Paskibra Menangis

Regional
Lebih dari 24 Jam, TNI AL Belum Berhasil Bebaskan Sandera di KM Mina Sejati

Lebih dari 24 Jam, TNI AL Belum Berhasil Bebaskan Sandera di KM Mina Sejati

Regional
KM Mina Sejati yang Dibajak Alami Kebocoran dan Nyaris Tenggelam

KM Mina Sejati yang Dibajak Alami Kebocoran dan Nyaris Tenggelam

Regional
72 TKI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri Sepanjang 2019

72 TKI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri Sepanjang 2019

Regional
74 Tahun Indonesia Merdeka, Suku Terasing di Maluku Ini Akhirnya Gelar Upacara

74 Tahun Indonesia Merdeka, Suku Terasing di Maluku Ini Akhirnya Gelar Upacara

Regional
Khofifah Minta Warga Jatim Waspada Aksi Terorisme

Khofifah Minta Warga Jatim Waspada Aksi Terorisme

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X