Dokter UEA Gabung ke Tim DVI Polri untuk Identifikasi Korban AirAsia

Kompas.com - 06/01/2015, 11:58 WIB
Rapat rekonsiliasi DVI di Mapolda Jatim. KOMPAS.com/Achmad FaizalRapat rekonsiliasi DVI di Mapolda Jatim.
|
EditorCaroline Damanik

SURABAYA, KOMPAS.com — Sejumlah negara terus memberikan empati atas tragedi jatuhnya pesawat QZ8501. Perwakilan dari Uni Emirat Arab (UEA) yang didampingi Direktur DVI Internasional Indonesia, Anton Kastilani, mendatangi posko DVI Polri di Mapolda Jatim di Surabaya, Selasa (6/1/2014), untuk mengidentifikasi korban AirAsia QZ8501.

"Mereka menawarkan lima tenaga medis. Jadi, kami terima karena tugas kemanusiaan. Kami sudah biasa saling bantu dalam tugas kemanusiaan," kata Anton.

Spesialisasi tenaga yang ditawarkan beragam. Ada spesialis forensik, DNA, dan sidik jari.

"Hari ini, mereka bergabung dengan tim yang ada di Mapolda Jatim," ungkapnya.

Sebelumnya, tim DVI Polri juga menerima bantuan tenaga medis dari Singapura, Korea Selatan, Australia, dan Malaysia. Total, tenaga identifikasi yang bekerja saat ini lebih dari 200 orang.

Selain dari DVI, juga ada dari Fakultas Kedokteran Unair, TNI AL, TNI AU, dan sejumlah rumah sakit di Surabaya.

Sementara itu, menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono, hari ini, tim identifikasi dibagi menjadi dua. Tim pertama menggelar rapat rekonsiliasi untuk menentukan identitas dari 21 jenazah yang sudah selesai dilakukan pemeriksaan antemortem, sedangkan tim kedua melakukan identifikasi tiga jenazah yang tadi malam baru tiba di RS Bhayangkara.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Regional
UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

Regional
Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Regional
Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Regional
Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Regional
Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Regional
Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Regional
Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Regional
Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Regional
Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Regional
Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Regional
Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Regional
Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Regional
UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

Regional
Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X