Awal Tahun, RS Prof Kandouw Dipenuhi Mayat Korban Kriminalitas

Kompas.com - 05/01/2015, 09:40 WIB
Sesosok mayat tanpa identitas disemayamkan di Rumah Sakit Umum Daerah Tenriawaru (RSUD) Tenriawaru Bone, Sulawesi Selatan setelah ditemukan warga dengan sejumlah luka tusukan senjata tajam. Kamis, (28/08/2014). KOMPAS.com / ABDUL HAQSesosok mayat tanpa identitas disemayamkan di Rumah Sakit Umum Daerah Tenriawaru (RSUD) Tenriawaru Bone, Sulawesi Selatan setelah ditemukan warga dengan sejumlah luka tusukan senjata tajam. Kamis, (28/08/2014).
|
EditorGlori K. Wadrianto
MANADO, KOMPAS.com — Tahun 2015 baru saja masuk hari keempat. Namun, para petugas medis di Instalasi Pemulasaran Jenazah Rumah Sakit (RS) Prof Kandouw, Malalayang, Manado, tampak sibuk. Mereka mondar-mandir, keluar-masuk, menangani tubuh-tubuh mayat yang terus berdatangan.

Saking banyaknya mayat yang datang, beberapa di antaranya harus antre di teras ruangan dan mobil jenazah. Salah satu dari mayat yang antre tersebut adalah jasad Aiptu Joko Suswanto (45), anggota Polres Bolmong, yang tewas ditikam. Istri korban harus menunggui jasad suaminya berjam-jam di dalam mobil sebelum ditangani petugas medis.

Sementara itu, puluhan jurnalis beserta aparat kepolisian menanti keluarnya dua mayat korban pembunuhan, Tedy Manopo (38) dan Yuliana Mokoginta (35), yang sedang diotopsi. Suami-istri ini menjadi korban pembunuhan oleh Vecky (43). 

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Dewa Made Palguna mengatakan, polisi sudah menahan tersangka. "Iya, kami sementara melakukan penyidikan terhadap tersangka untuk mencari motif pelaku," kata Palguna, Senin (5/1/2015).


Selain tiga mayat tersebut, satu jasad tergeletak dan ditutupi selembar kain di sebuah ranjang. Jasad tersebut adalah Saskar Tandayu (71) yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Semua peristiwa yang menyebabkan korban tewas tersebut hampir terjadi bersamaan, termasuk dua korban tewas akibat kecalakaan lalu lintas yang terjadi di Manado dan di Minahasa Selatan yang jasadnya dilarikan ke RS Prof Kandouw.

"Jadi bingung mau liput yang mana, jasad-jasad korban ini terus berdatangan, belum selesai yang satu sudah datang yang lain lagi," ujar Marlon, wartawan harian cetak lokal yang berada di lokasi.

Warga lainnya mengkhawatirkan kasus kondisi tersebut. Menurut dia, kejadian kriminalitas beruntun tersebut bisa jadi mengindikasikan kondisi rawan di Manado dan Sulawesi Utara pada umumnya, tahun 2015 ini.

"Jadi ngeri sendiri melihat situasi ini karena mereka semua adalah korban. Lainnya halnya kalau jasad itu meninggal karena sakit," kata Anet, kerabat salah satu korban.

Berdasarkan catatan Polresta Manado, terdapat 30 kasus pembunuhan sepanjang tahun 2014, untuk wilayah hukum Manado saja. Pelaku dalam lima kasus di antaranya hingga kini belum terungkap. Melihat frekuensi kasus pembunuhan itu, Kota Manado bisa digolongkan sebagai kota yang tidak aman lagi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Regional
Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Regional
Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Regional
Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Regional
Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Regional
Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Regional
Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Regional
Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Regional
Tepergok Mesum di Parkiran Mal, Pengemudi Honda Jazz Tabrak Satpam dan Palang Otomatis

Tepergok Mesum di Parkiran Mal, Pengemudi Honda Jazz Tabrak Satpam dan Palang Otomatis

Regional
Bus Pariwisata Alami Kecelakaan di Subang, 6 Orang Tewas

Bus Pariwisata Alami Kecelakaan di Subang, 6 Orang Tewas

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP Terancam Dipecat

Bolos Kerja 176 Hari, 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP Terancam Dipecat

Regional
Siswi SD Diperkosa 8 Pemuda, Korban Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing

Siswi SD Diperkosa 8 Pemuda, Korban Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing

Regional
Solusi Permanen Risma untuk Atasi Banjir di Surabaya

Solusi Permanen Risma untuk Atasi Banjir di Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X