Kompas.com - 02/01/2015, 11:44 WIB
Seorang pemburu batu akik sedang memilih aneka koleksi batu akik Bireuen. KOMPAS.com/ Desi SafnitaSeorang pemburu batu akik sedang memilih aneka koleksi batu akik Bireuen.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

PAREPARE, KOMPAS.com -- Bisinis batu akik kini marak di Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Penjualnya bisa mengantongi keuntungan Rp 5 juta setiap bulannya. Bahkan, ada yang sudah berjualan menggunakan mobil Toyota Avanza.

Dahulu kala, batu akik dipakai jadi adzimat atau bisa dijadikan mustika. Sekarang batu mulia ini sudah menjadi gaya hidup (lifestyle).

Bisnis batu akik ini bisa dilihat di berbagai sudut kota yang dijuluki Bandar Madani ini. Batu akik ini diburu baik dari kalangan orang dewasa bahkan remaja.

“Setiap bulannya saya meraup untung per bulan sekitar Rp 5 juta hingga Rp 6 juta,” kata Fahrul, penjual permata batu akik, Jumat Siang (2/1/2015), yang menggunakan mobil Avanzanya untuk berjualan, di Jalan Veteran Kelurahan Malusetasi, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.

Amin, penjual bongkahan batu akik jenis Sisik Naga, meraup untung sekitar Rp 4 juta per bulan. Dia menjual bongkahan batu Sisik Naga kecil seharga Rp 150.000 hingga bongkahan batu Sisik Naga yang besar seharga Rp 700.000 hingga Rp 1 juta per bongkahannya.

“Yang paling diminati oleh para kolektor batu akik adalah jenis Sisik Naga (Septarian Nodule). Batu ini bersal dari Kabupaten Enrekang, motifnya sangat cantik,” jelas Amin.

Sementar mas Joko, Pengerajin batu akik, mengaku mengatongi keuntungan sekitar Rp 500.000 hingga Rp 1,5 juta per malam. Dari hasil mengerjakan bongkahan batu akik, para Kolekter, mendapat upah Rp 25.000 per permata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Itu saya bekerja mulai dari sore pukul 16.00, sepulang dari kantor hingga pukul 02.00 dini hari," Kata Joko yang juga pegawai negeri sipil di Dinas Infokom Kota Parepare.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.