TransNusa: Aloysius Diusir dari Pesawat karena Bikin Gaduh

Kompas.com - 30/12/2014, 21:58 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.
|
EditorFarid Assifa
KUPANG, KOMPAS.com - Head Commercial Support TransNusa Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Budhy Syahroni Karsidin membantah telah menyeret Aloysius Jakob, salah seorang penumpang, dari dalam pesawat TransNusa pada Selasa (16/12/2014) lalu. Karsidin mengatakan, pihaknya hanya meminta Aloysius untuk turun karena telah membuat gaduh di dalam pesawat.

“Tindakan tersebut dilakukan karena penumpang (Aloysius) tersebut telah membuat gaduh, apalagi sudah ditegur oleh kru dan penumpang tersebut mengiyakan dan bersedia untuk ikut terbang. Namun begitu pintu ditutup, dia membuat kegaduhan lagi sehingga pilot sudah tidak memberi kesempatan lagi karena ini sudah menyangkut keselamatan penerbangan. Dia langsung diturunkan oleh petugas keamanan bandara,” jelas Karsidin kepada Kompas.com di Kupang, Selasa (30/12/2014).

Menurut Karsidin, jika keluhan itu disampaikan dengan baik-baik, maka pihaknya pasti akan siap menerima kritikan. Kalau memang ada bau dalam ruangan itu, lanjut Karsidin, pihaknya siap memperbaiki dan membenahinya. Namun keluhan yang disampaikan Aloysius, menuru Karsidin, tidak tepat dan terlalu berlebihan. Dari semua penumpang, kata dia, hanya Aloysius saja yang mengeluh adanya bau.

Kendati demikian, Karsidin menduga bau pengap yang muncul di dalam pesawat berasal dari bahan-bahan dalam pesawat yang masih baru dibuka karena pesawat tersebut baru melakukan penerbangan perdana.


“Pada dasarnya kita akan mengikuti proses hukum dan bertanggung jawab untuk memberikan keterangan kepada pihak yang berwajib karena posisi kami yang dituntut,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Aloysius Jacob (53), warga Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), melaporkan maskapai TransNusa ke Polda Nusa Tenggara Timur karena diturunkan paksa dengan cara diseret dari dalam pesawat itu. [Selengkapnya baca: Gara-gara Melaporkan Bau Busuk, Aloysius Diseret Keluar dari Pesawat]

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencemaran Air Bengawan Solo Mulai Berimbas ke Lamongan

Pencemaran Air Bengawan Solo Mulai Berimbas ke Lamongan

Regional
Lamborghini Keluar Asap Tebal di Surabaya, Cek Legalitas hingga Diduga Komponen Mobil Terbakar

Lamborghini Keluar Asap Tebal di Surabaya, Cek Legalitas hingga Diduga Komponen Mobil Terbakar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jasad Balita Ditemukan Tanpa Kepala | Mahasiswi Tewas Terkubur di Belakang Kos

[POPULER NUSANTARA] Jasad Balita Ditemukan Tanpa Kepala | Mahasiswi Tewas Terkubur di Belakang Kos

Regional
11 Dokter Disiapkan Tangani Bayi yang Derita Hydrocephalus di Surabaya

11 Dokter Disiapkan Tangani Bayi yang Derita Hydrocephalus di Surabaya

Regional
Alasan Bayi yang Derita Hydrocephalus dan Ibunya Dievakuasi ke Rusun

Alasan Bayi yang Derita Hydrocephalus dan Ibunya Dievakuasi ke Rusun

Regional
2 Induk Harimau Sumatera Dibunuh, 4 Janinnya Disimpan dalam Toples

2 Induk Harimau Sumatera Dibunuh, 4 Janinnya Disimpan dalam Toples

Regional
Dugaan Gratifikasi, Eks Kepala BPN Denpasar Ditetapkan Tersangka

Dugaan Gratifikasi, Eks Kepala BPN Denpasar Ditetapkan Tersangka

Regional
5 Fakta Mahasiswi Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Indekos, Hilang 3 Hari hingga Penjaga Kos Mendadak Pergi

5 Fakta Mahasiswi Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Indekos, Hilang 3 Hari hingga Penjaga Kos Mendadak Pergi

Regional
Bayi yang Derita Hydrocephalus Akan Jalan Rekonstruksi Wajah secara Bertahap di RSUD dr Soetomo

Bayi yang Derita Hydrocephalus Akan Jalan Rekonstruksi Wajah secara Bertahap di RSUD dr Soetomo

Regional
Fakta Tukang Tambal Ban Bakar Hidup-hidup Juru Parkir, Berawal dari Pergoki Istri Berduaan di Halaman Hotel

Fakta Tukang Tambal Ban Bakar Hidup-hidup Juru Parkir, Berawal dari Pergoki Istri Berduaan di Halaman Hotel

Regional
Cerita Miris Bocah 9 Tahun Dipaksa Mengemis oleh Ibu Kandung, Mnimal Rp 50.000 hingga Hanya Diberi Makan 2 Kali

Cerita Miris Bocah 9 Tahun Dipaksa Mengemis oleh Ibu Kandung, Mnimal Rp 50.000 hingga Hanya Diberi Makan 2 Kali

Regional
Curi Motor, Tak Sadar Jual ke Pemiliknya Sendiri

Curi Motor, Tak Sadar Jual ke Pemiliknya Sendiri

Regional
Jalan Desa Ambles Dua Meter di Perbatasan KBB dan Kabupaten Cianjur

Jalan Desa Ambles Dua Meter di Perbatasan KBB dan Kabupaten Cianjur

Regional
Dirawat 3 Bulan, Orangutan Tapanuli Kembali Dilepasliarkan

Dirawat 3 Bulan, Orangutan Tapanuli Kembali Dilepasliarkan

Regional
Banjir Lumpur di Bandung Barat, Akses Jalan 2 Kampung Tertutup

Banjir Lumpur di Bandung Barat, Akses Jalan 2 Kampung Tertutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X