Kompas.com - 28/12/2014, 18:42 WIB
Cuplikan keempat dari daftar nama penumpang pesawat AirAsia Berkode Penerbangan QZ8501 yang hilang kontak pada Minggu (28/12/2014) dalam penerbangan dari Surabaya ke Singapura. Di bagian bawah adalah nama-nama calon penumpang yang batal berangkat memakai penerbangan ini. Kementerian PerhubunganCuplikan keempat dari daftar nama penumpang pesawat AirAsia Berkode Penerbangan QZ8501 yang hilang kontak pada Minggu (28/12/2014) dalam penerbangan dari Surabaya ke Singapura. Di bagian bawah adalah nama-nama calon penumpang yang batal berangkat memakai penerbangan ini.
|
EditorErlangga Djumena

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Kabar hilangnya kontaknya pesawat Air Asia QZ 8501 usai lepas landas dari Bandara Surabaya mengagetkan keluarga Kapten Irianto. Keluarga berharap segera ada kabar dan Kapten Irianto pilot pesawat Air Asia QZ 8501 serta semua penumpang diberikan keselamatan.

Usai mendengar kabar yang mengagetkan tersebut, kedua anak Irianto, Ninis dan Galih yang tengah berlibur di Yogyakarta langsung bertolak ke Surabaya dengan menggunakan pesawat. "Keluarga kaget, setelah mendengar kabar Ninis dan Galih (putra Irianto) berangkat ke Surabaya menggunakan pesawat. Saya minta tolong pihak AirAsia," ujar Hendro Kusumo Broto, sepupu Kapten Irianto, di Kampung Dukuh, Maguwoharjo, Sleman, Minggu (28/12 2014).

Hendro menuturkan, orang tua Kapten Irianto, juga sudah berangkat ke Surabaya setelah mendengar kabar. Namun, mereka tidak naik pesawat tetapi dengan mobil milik Irianto yang ditinggal di Yogyakarta.

Pihak keluarga pun, berharap segera ada kabar terkait dengan hilang kontaknya pesawat AirAsia QZ 8501, terutama kabar tentang Irianto.

"Semoga semuanya selamat. Keluarga berharap segera dapat kabar," katanya.

Seperti diberitakan pesawat Air Asia QZ-8501 Tujuan Surabaya- Singapura hilang kontak setelah lepas landas dari Bandara Juanda Surabaya Minggu 28 Desember 2014 pukul 05.20 Wib. (baca: Pesawat AirAsia dari Surabaya ke Singapura Dilaporkan Hilang )

baca juga:
Inilah Daftar Kru AirAsia Surabaya-Singapura yang Hilang



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X