Ada Pertunjukan Seni Tradisional di Candi Borobudur Selama Musim Liburan

Kompas.com - 27/12/2014, 13:42 WIB
Wisatawan mengunjungi Candi Borobudur KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Wisatawan mengunjungi Candi Borobudur
|
EditorHindra Liauw
MAGELANG, KOMPAS.com - Wisatawan yang ke datang Taman Wisatan Candi Borobudur (TWCB) Magelang Jawa Tengah sepanjang libur Natal dan Tahun Baru 2015 ini akan disuguhi beragam pertunjukan kesenian trandisional. Kesenian ini digelar di Taman Lumbini yang terletak di sekitar pelataran Candi Buddha terbesar di dunia itu.

Menurut Aryono Hendro Malyanto, Kepala Divisi Administrasi dan Keuangan Unit TWCB, kesenian tradisonal sengaja ditampilkan agar wisatawan bisa terhibur disamping menikmati kemegahan Candi Borobudur.

"Semua kesenian berupa seni musik dan tari tradisional yang ada di sekitar Borobudur. Ini salah satu upaya kami untuk memberikan layanan bagi wisatawan sejak 2 Desember 2014 hingga 1 Januari 2015," jelas Aryono di Borobudur, Sabtu (27/12/2014).

Beberapa jenis kesenian tersebut antara lain, antara lain Tong-tong lek, kuda lumping, prajuritan, ndayakan, jathilan, topeng ireng, kubrosiswo, warokan, wayang kulit, dan musik keroncong. Ada pula demo membuat batik tulis, gerabah serta pensil gaul di Museum Kapal Samuderaraksa kompleks TWCB.


"Pertunjukkan kesenian ini juga untuk mengakomodir kelompok-kelompok seni yang tumbuh berkembang di sekitar candi Borobudur agar bisa tersalurkan," tutur Aryono.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diprediksi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Wonogiri, Jekek-Sriyono Tak Siapkan Banyak Uang

Diprediksi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Wonogiri, Jekek-Sriyono Tak Siapkan Banyak Uang

Regional
Tak Lagi Diusik, Pemkab Ciamis Didesak Terbitkan Buku Sejarah Galuh

Tak Lagi Diusik, Pemkab Ciamis Didesak Terbitkan Buku Sejarah Galuh

Regional
Direkomendasikan PDI-P untuk Pilkada Lamongan, Begini Komentar Sholahuddin

Direkomendasikan PDI-P untuk Pilkada Lamongan, Begini Komentar Sholahuddin

Regional
Mentan Syahrul Yasin Limpo Lepas Ekspor Komoditas Sumut Senilai Rp 79,6 Miliar

Mentan Syahrul Yasin Limpo Lepas Ekspor Komoditas Sumut Senilai Rp 79,6 Miliar

Regional
Mengendarai Motor Saat Mabuk, Petugas Satpol PP Tabrak Angkot

Mengendarai Motor Saat Mabuk, Petugas Satpol PP Tabrak Angkot

Regional
Penumpang Minibus yang Terguling di Tol Jombang Berasal dari Mojokerto

Penumpang Minibus yang Terguling di Tol Jombang Berasal dari Mojokerto

Regional
Khofifah Ucapkan Selamat untuk Persebaya Surabaya

Khofifah Ucapkan Selamat untuk Persebaya Surabaya

Regional
Pengakuan Polisi Gadungan di Palembang yang Tipu Pacarnya Seorang TKI

Pengakuan Polisi Gadungan di Palembang yang Tipu Pacarnya Seorang TKI

Regional
Sewakan Kamar Kontrakan untuk Praktik Prostitusi, IRT di Cianjur Dibui

Sewakan Kamar Kontrakan untuk Praktik Prostitusi, IRT di Cianjur Dibui

Regional
Dikritik Wapres soal Angka Kemiskinan, Ini Tanggapan Gubernur NTB

Dikritik Wapres soal Angka Kemiskinan, Ini Tanggapan Gubernur NTB

Regional
Tipu Seorang TKI, Polisi Gadungan di Palembang Ditangkap

Tipu Seorang TKI, Polisi Gadungan di Palembang Ditangkap

Regional
Drama Perampokan Toko di Prabumulih, Penjaga Toko dan Bayi 10 Bulan Disekap Selama 1 Jam

Drama Perampokan Toko di Prabumulih, Penjaga Toko dan Bayi 10 Bulan Disekap Selama 1 Jam

Regional
Naik Angkot, Paslon Independen Pilkada Samarinda Hantar 59 Boks Syarat Dukungan

Naik Angkot, Paslon Independen Pilkada Samarinda Hantar 59 Boks Syarat Dukungan

Regional
Surya Paloh Instruksikan Seluruh Kader Nasdem Dukung RUU Omnibus Law

Surya Paloh Instruksikan Seluruh Kader Nasdem Dukung RUU Omnibus Law

Regional
Komandan TNI di Medan Terbukti Nikahi Siri Istri Orang, Divonis 8 Bulan Penjara

Komandan TNI di Medan Terbukti Nikahi Siri Istri Orang, Divonis 8 Bulan Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X