Kompas.com - 25/12/2014, 17:04 WIB
Banjir di Kabupaten Bandung semakin meluas dan jumlah pengungsi pun terus bertambah. Gambar diambil pada Selasa (23/12/2014). KOMPAS.com/Reni SusantiBanjir di Kabupaten Bandung semakin meluas dan jumlah pengungsi pun terus bertambah. Gambar diambil pada Selasa (23/12/2014).
|
EditorFarid Assifa
BANDUNG, KOMPAS.com - Kapolda Jabar Irjen Pol Mochammad Iriawan mengatakan, kondisi banjir di Bandung selatan makin parah. Hal ini diperolehnya dari hasil pantauan udara.

"Banyak rumah yang terendam hingga atap. Bahkan markas Yon Zipur sudah terendam satu meter," ujar M Iriawan kepada wartawan, Kamis (25/12/2014).

Selain itu, banjir juga semakin meluas. Jalan arah ke Bojongsoang pun sudah terendam. Melihat kondisi banjir yang semakin parah, ia menerjunkan tambahan petugas untuk pengamanan rumah warga, pengungsian dan evakuasi. Yang masih dicarikan solusi sampai sekarang adalah bagaimana caranya menjangkau korban yang berada di pelosok dan sulit dijangkau.

Saat ini, kata Iriawan, pihaknya sedang mencari alat yang lengkap untuk mengevakuasi korban di pelosok.

"Masih banyak korban yang belum bisa dievakuasi karena aksenya sulit dicapai," tutur Iriawan.

Iriawan menambahkan, selain evakuasi, ia menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan patroli di rumah-rumah penduduk dengan menggunakan perahu karet. Hal itu untuk menghindari kemungkinan penjarahan. Namun hingga kini, pihaknya belum menerima laporan pencurian di rumah pengungsi yang ditinggalkan.

"Kita menambah petugas, peralatan juga ditambah. Pengamanan akan terus dilakukan. Untuk pengungsian dijaga minimal oleh dua petugas polisi," tutupnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X