Proyek Trotoar Molor, Ridwan Kamil Beri Sanksi Berat pada Kontraktor

Kompas.com - 25/12/2014, 16:22 WIB
Pengerjaan trotoar granit dan perbaikan gorong-gorong di jalan RE Martadinata (Riau) yang belum selesai meski sudah melebihi batas waktu yang ditentukan kontrak.  KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANAPengerjaan trotoar granit dan perbaikan gorong-gorong di jalan RE Martadinata (Riau) yang belum selesai meski sudah melebihi batas waktu yang ditentukan kontrak.
|
EditorFarid Assifa
BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku kesal dengan kontraktor yang mengerjakan proyek perbaikan gorong-gorong dan pemasangan trotoar dari bahan batu granit di Jalan RE Martadinata (Riau) dan Braga. Pasalnya, hingga menjelang akhir tahun 2014, proyek tersebut dipastikan tidak akan selesai.

Emil--sapaan akrab Ridwan Kamil--tidak tinggal diam. Dia memberikan sanksi berupa denda kepada kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.

"Sesuai prosedur, kontraktor diberi waktu menyelesaikan selama 50 hari dengan denda," kata Emil di Bandung, Kamis (25/12/2014).

Denda yang diberikan terbilang cukup berat. Pasalnya, denda tersebut dibayar per hari hingga 50 hari ke depan. Artinya, semakin lama proyek tersebut selesai, denda yang dibebankan semakin besar. Meski demikian, Emil tidak mengetahui besaran jumlah denda yang dibebankan.

"Jadi bekerja tapi dipaksa denda harian," tuturnya.

Emil menegaskan, hukuman yang diberikan kepada kontraktor tidak menyalahi aturan. Sebab, kesepakatan tersebut sudah tertuang dalam kontrak.

Sanksi lainnya adalah uang jaminan kontraktor yang diberikan pada awal kerja sama dipastikan hangus. Hasil pekerjaan pun masih akan dinilai kembali apakah layak atau tidak untuk diberikan bayaran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ada aturannya. Kalau sudah didenda sambil membereskan utangnya. Kalau tidak beres juga baru kita lakukan upaya terakhir," kata Emil.

Upaya terakhir yang dimaksud Emil adalah mengambil alih proyek. Emil berharap, sanksi dan denda yang diberikan kepada kontraktor perbaikan gorong-gorong dan pemasangan trotoar granit bisa menjadi contoh bagi kontraktor lain agar tidak asal-asalan dalam mengerjakan sebuah proyek di Kota Bandung.

"Jadi banyak kerugian ekonomi ke kontraktor yang enggak beres proyeknya," ucapnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.