Tanah Angelina Sondakh yang Dilelang KPK di Bali Belum Laku

Kompas.com - 25/12/2014, 15:52 WIB
Tanah Angelina Sondakh yang dilelang KPK di Bali. KOMPAS.com/ SRI LESTARITanah Angelina Sondakh yang dilelang KPK di Bali.
|
EditorFarid Assifa
KUTA UTARA, KOMPAS.com - Sebidang tanah kosong milik Angelina Sondakh (Angie) yang dilelang KPK terkait kasus suap Wisma Atlet belum juga laku.

Tanah seluas 1.000 m2 ini berada di Jalan Pantai Nelayan, Desa Adat Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali. Lokasi tanah sitaan KPK yang tidak jauh dari Pantai Nelayan, hingga Kamis (25/12/2014) hari ini, masih belum ada peminat.

“Sampai saat ini sih belum ada yang melihat. Saya kan disuruh mengawasi lahan ini, kebetulan rumah saya berdekatan. Jangan ada yang membangun, sekarang sudah dilelang, tapi belum ada yang melihat-lihat untk membeli,” kata Nyoman Rudi yang rumahnya tak jauh dari tanah Ange di Kuta Utara, Badung, Bali, Kamis.

Nyoman Rudi menambahkan, Angie membeli tanah ini sekitar 3 tahun lalu dengan harga masih murah. Harga tanah waktu itu hanya Rp 500 juta per are (100 m2). Harga saat ini diperkirakan Rp 1,2 miliar per are. Jika dijual normal dengan luas 1.000 m2, harganya bisa mencapai Rp 12 miliar, sementara lelang dari KPK Rp 8,1 miliar.

Di kawasan jalan Nelayan ini, banyak ditemui bangunan vila mewah. Bahkan tak jauh dari tanah Ange yang dilelang sudah berdiri bar yang banyak dikunjungi wisatawan asing.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Regional
Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Regional
Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Regional
Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Regional
Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Regional
Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X