Kompas.com - 24/12/2014, 14:48 WIB
Pohon Natal dari botol bekas air mineral. Kompas.com/Slamet PriyatinPohon Natal dari botol bekas air mineral.
|
EditorDesy Afrianti
KENDAL, KOMPAS.Com - Ada yang terlihat lain di dalam Gereja Santo Antonius, Jalan Pemuda, Kendal, Jawa Tengah. Bukan karena pemugaran gereja yang belum selesai atau anggota TNI dan polisi, yang berjaga di sana, tetapi sebuah Pohon Natal yang terbuat dari botol bekas air mineral.

Pohon natal setinggi 3,5 meter tersebut, atasnya diberi bintang, yang juga terbuat dari botol bekas air mineral. Pohon Natal yang juga diberi hiasan daun pohon asli itu, ditempatkan di depan samping kiri gereja, dengan diberi beberapa lampu.

Menurut salah satu pembuatnya, Antonius (35), ide membuat Pohon Natal itu berawal ketia ia bersama temannya Aji Saputra, sedang membersihkan aula, yang penuh dengan botol bekas minuman mineral.

"Karena botol itu sangat banyak, lalu kami sepakat untuk dijadikan bahan membuat Pohon Natal," kata Antonius, Rabu (24/12/2014).

Antonius mengaku dibantu oleh sembilan temannya untuk membuat Pohon Natal dari botol bekas minuman air mineral tersebut. Mereka menghabiskan waktu sekitar satu pekan untuk merampungkannya.

Ia mengaku tidak mengalami kesulitan, namun harus hati-hati dalam menata. Sebab kalau yang di atas jatuh, yang di bawah juga ikut ambruk. "Tetapi hingga kini masih lancar dan tidak ada masalah," ujarnya.

Antonius bangga dengan hasil karyanya itu. Nantinya Pohon Natal itu akan ditonton oleh ratusan jemaat, yang merayakan Natal di Gereja Santo Antonius.

Pengurus Gereja Santo Antonius Kendal, Romo Laurensius Prasetyo, mengaku bangga dengan apa yang telah dilakukan oleh Anton dan teman-temannya. Sebab Pohon Natal dengan bahan baku botol bekas minuman air mineral, baru pertama kali ada di Kabupaten Kendal.

"Kreasi mereka sangat membanggakan kami," kata Romo Laurensius. Dia berharap, perayaan Natal di Gereja Santo Antonius Kendal, semakin meriah, dengan adanya Pohon Natal dari botol bekas air mineral itu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.