Ganja Diselundupkan ke Lapas dengan Dimasukkan ke Dalam Sandal Gunung

Kompas.com - 19/12/2014, 17:35 WIB
Bambang saat berada di Polres sleman KOMPAS.com/ wijaya kusumaBambang saat berada di Polres sleman
|
EditorCaroline Damanik

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Bambang (22), warga Joho, Condongcatur, Depok, Sleman, kepergok mengirimkan pesanan narkoba berupa ganja ke dalam lembaga pemasyarakatan dengan modus baru, yakni memasukan barang pesanan ke dalam sandal.

Uniknya, untuk bisa sampai di dalam Lapas Pakem, Bambang harus menghadiri persidangan salah satu terdakwa narkoba dan keduanya lalu menukarkan sandal yang dipakai. Peristiwa ini terungkap setelah pada 16 Desember 2014 lalu pukul 11.30 Wib di Pengadilan Negeri Sleman digelar sidang narkoba dengan terdakwa Novianto.

Usai sidang, Bambang lantas meminta izin untuk bertemu dengan terdakwa. Setelah bertemu keduanya lalu menukarkan sandal jepit.

"Dia (Bambang) ikut hadir menyaksikan sidang di PN Sleman. Lalu meminta untuk bertemu dengan terdakwa," ujar Kapolres Sleman AKBP Ihsan Amin, Jumat (19/12/2014).

Namun, petugas yang merasa curiga dengan aksi keduanya menukarkan sandal lalu mengampiri dan mengecek. Setelah di cek ternyata di ada bekas sayatan di setiap sisi sandal, saat dibuka didalamnya terdapat paket ganja dan sabu-sabu.

"Jadi sandal gunung itu dibelah dua atas bawah lalu dibuat celah dan di isi paketan ganja serta sabu dan dilem kembali," ucapnya.

Ihsan menuturkan di dalam sandal petugas menemukan 700 gram ganja dan tiga paket sabu dalam plastik kecil 0,5 gram.

"Sandal kanan sabu, sandal kiri ganja," ucapnya.

Menurut dia, modus ini merupakan cara baru sebab sebelumnya mereka memasukan narkoba kedalam lapas dengan cara melempar bola tenis dari luar pagar. Seperti yang berhasil diungkap beberapa waktu lalu.

"Yang kita ungkap ini modus baru, biasanya dengan cara melemparkan bola tenis," tegasnya.

Sementara itu Kasat Narkoba Polres Sleman, AKP Anggaito Hadi mengatakan selain Bambang ada dua orang yang diamankan,yakni Rohmad dan Novrianto. Keduanya saat ini berada dilapas Pakem, karena statusnya terdakwa kasus narkoba.

"Dua tersangka selain Bambang berada di dalam lapas pakem. Jadi Bambang yang bisa dihadirkan di sini," pungkasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Tenaga Kesehatan Haji Positif Covid-19

3 Tenaga Kesehatan Haji Positif Covid-19

Regional
Positif Covid-19 di Mimika Bertambah Jadi 8 Kasus, 1 Meninggal Dunia

Positif Covid-19 di Mimika Bertambah Jadi 8 Kasus, 1 Meninggal Dunia

Regional
Resmi Beroperasi, RS Darurat di Pulau Galang Belum Menerima Pasien

Resmi Beroperasi, RS Darurat di Pulau Galang Belum Menerima Pasien

Regional
Pasien Positif 03 di Lampung Sembuh, Beri Semangat ke Pasien Lain via Video

Pasien Positif 03 di Lampung Sembuh, Beri Semangat ke Pasien Lain via Video

Regional
UPDATE Pasien Covid-19 di Sulsel: 82 Positif, 263 PDP, 2.166 ODP

UPDATE Pasien Covid-19 di Sulsel: 82 Positif, 263 PDP, 2.166 ODP

Regional
2 PDP Covid-19 di Kota Banjar Meninggal, Warga Diingatkan Patuhi Aturan Pemerintah

2 PDP Covid-19 di Kota Banjar Meninggal, Warga Diingatkan Patuhi Aturan Pemerintah

Regional
Jumlah Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 16 Orang

Jumlah Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 16 Orang

Regional
Terdengar Suara Benda Jatuh di Atap Rumah, Ternyata Bayi Dibuang Ibunya

Terdengar Suara Benda Jatuh di Atap Rumah, Ternyata Bayi Dibuang Ibunya

Regional
Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Regional
Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Regional
Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Regional
Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Regional
Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Regional
Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Regional
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X