Perbaikan Kerusakan Pabrik Krakatau Posco Hanya Dua Hari

Kompas.com - 16/12/2014, 22:41 WIB
PT Krakatau Posco. www.krakatauposco.co.idPT Krakatau Posco.
|
EditorFarid Assifa

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasca-ledakan yang terjadi di pabrik baja terpadu PT Krakatau Posco, Cilegon, Banten, pada pukul 13.10, Senin (15/12/2014), pihak perusahaan melakukan estimasi masa pemulihan (recovery).

Menurut Sekretaris Perusahaan PT Krakatau Posco, Christiawaty Ferania Keseger, dibutuhkan waktu selama dua hari untuk memperbaiki seluruh kerusakan akibat ledakan. Kerusakan terjadi pada sebagian dinding, atap bangunan serta jaringan kabel di area converter Steel Making Plant.

"Selama masa recovery  tersebut, operasional pabrik berjalan normal. Hanya di lokasi kejadian, yaitu di area converter Steel Making Plant, berlangsung proses investigasi teknis baik secara internal maupun dengan pihak–pihak terkait," papar Christiawaty kepada Kompas.com, Selasa (16/12/2014).

Dalam beberapa hari ke depan, kata Christiawaty, sedianya PT Krakatau Posco telah menjadwalkan untuk melaksanakan proses perawatan pabrik tahunan. Dengan adanya kejadian seperti ini, menurut dia, proses perawatan akan dilakukan secepatnya.

Sementara itu, sebagai bentuk atensi terhadap dua karyawan korban luka bakar yang dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta, Presiden Direktur PT Krakatau Posco, Min Kyung Zoon beserta jajaran direksi lainnya telah melakukan kunjungan siang tadi.

PT Krakatau Posco berjanji akan menanggung seluruh biaya pengobatan dua karyawan tersebut hingga dapat beraktivitas kembali.

Sebelumnya diberitakan, ledakan di pabrik PT Krakatau Posco melukai tujuh orang. Empat korban luka ringan telah dipulangkan setelah dirawat di klinik milik PT Krakatau Posco. Sementara satu korban luka bakar dirawat di Rumah Sakit Kecelakan Medika, dan dua korban luka bakar lainnya dirawat di RSPP Jakarta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Regional
Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X