Moreno: Pesantren Bisa Hasilkan Atlet Jika Pemerintah Serius

Kompas.com - 12/12/2014, 14:58 WIB
Moreno Soeprapto, Anggota Komisi X DPR RI, Jumat (12/12/2014). KOMPAS.com/Yatimul AinunMoreno Soeprapto, Anggota Komisi X DPR RI, Jumat (12/12/2014).
|
EditorCaroline Damanik

MALANG, KOMPAS.com
- Kepedulian pemerintah terhadap pengembangan dan peningkatan bibit olahragawan di pesantren di Indonesia dinilai masih minim, terutama di wilayah Malang Raya (Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu), Jawa Timur, yang menjadi wilayah berbasis pesantren.

Moreno Soeprapto, Anggota Komisi X DPR RI dari Partai Gerindra untuk daerah pemilihan (Dapil) Malang Raya, meminta pemerintah lebih peduli pada bibit olahragawan yang ada di pesantren.  Menurut dia, di wilayah Malang Raya kurang lebih ada ratusan pesantren yang menampung puluhan ribu santri, baik laki-laki maupun perempuan.

"Data yang saya tahu, kurang lebih ada 287 pesantren di Malang Raya dengan puluhan ribu santri. Jika masing-masing pesantren fokus mengembangkan satu cabang olahraga saja, Indonesia sudah memiliki berapa atlet?" kata Moreno setelah mengisi acara sosialisasi empat pilar berbangsa dan bernegara di Universitas Negeri Malang (UNM), Jumat (12/12/2014).

Selama ini, lanjut mantan pembalap itu, pemerintah hanya fokus pada pencarian bibit olahragawan pada pendidikan formal dan cabang olahraga dibawah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat.

"Pada lembaga pendidikan non-formal seperti pesantren kurang disentuh pemerintah," katanya.

Dari hasil kunjungan Moreno ke banyak pesantren yang ada di Malang Raya, jarang sekali pesantren yang mendapatkan fasilitas olahraga.

"Hampir tidak ada pesantren yang memiliki fasilitas olahraga. Jelas perhatian pemerintah di sektor fasilitas olahraga di lingkungan pesantren masih sangat minim," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal potensi para santri sangat luar biasa. Keahlian dan kemampuan para santri di banyak pesantren tak kalah dengan potensi para siswa yang ada di luar pesantren.

"Jika hal ini diseriusi oleh pemerintah, terutama oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), akan luar biasa bagi kemajuan atlet Indonesia," katanya.

Bahkan, pemerintah juga dinilai perlu melatih para guru dan ustaz di pesantren untuk menjadi pelatih salah satu cabang olahraga yg diminati mayoritas santri di pesantren.

"Para santri di pesantren lebih fokus dan terkonsentrasi jika ada semacam sekolah peningkatan skill. Jauh dari pergaulan yang negatif. Terawasi oleh pengurus pesantren," ujarnya.

Kemenpora dinilai perlu menginstruksikan pada organisasi cabang olahraga di daerah atau dispora berkunjung langsung ke pesantren untuk mencari bibit-bibit unggulan. Fasilitas olahraga di pesantren, lanjutnya, juga harus dilengkapi dengan baik sama dengan yang ada di lembaga pendidikan non pesantren agar para santri mampu bersaing dengan calon atlet yang di luar pesantren. Dia juga berharap ada pesantren yang khusus cabang olahraga.

"Misalnya sekolah sepakbola, sekolah karate, tenis meja, dan cabang olahraga lainnya yang digemari para santri. Di banyak pesantren di Malang saya akan dorong ke arah itu. Karena Malang adalah kota yang berpotensi untuk mengembangkan aneka olahraga, terutama olahraga sepakbola," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.