Kompas.com - 10/12/2014, 20:03 WIB
Bupati Semarang, Mundjirin menyerahkan bantuan traktor kepada perwakilan petani tebu di Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Selasa (4/11/2014) siang.
kompas.com/Syahrul MunirBupati Semarang, Mundjirin menyerahkan bantuan traktor kepada perwakilan petani tebu di Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Selasa (4/11/2014) siang.
|
EditorFarid Assifa
UNGARAN, KOMPAS.com - Bupati Semarang Mundjirin enggan mengomentari pandangan fraksi PKS yang menyoroti kinerjanya, terutama terkait peningkatan angka kematian ibu dan anak. Ia mempersilakan awak media menyimak jawabannya yang akan disampaikan di depan forum hak jawab DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (11/12/2014) besok.

“Besok kan akan dijawab. Kalau jawab sekarang kan tidak etis. Saya kan harus jawab kepada DPRD. Kepada DPRD belum jawab, masa jawab kepada Anda. Yang jelas, semua yang disampaikan adalah kritikan membangun, masukan yang positif,” kata Bupati, Rabu (10/12/2014).

Menurut Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bambang Kusriyanto, apa yang disorot FPKS adalah kenyataan yang terjadi di Kabupaten Semarang. Termasuk pandangan dari Fraksi PDI Perjuangan yang mengkritisi ketidakharmonisan hubungan antara bupati dan wakilnya, Warnadi.

“Komunikasi politik bupati dengan Pimpinan DPRD memang kurang. Juga tidak ada secara hukum bupati membuat job description untuk wakil bupati. Itu realita-realita yang ada di Kabupaten Semarang,” katanya.                  

Sebelumnya dikabarkan, pada saat digelar rapat paripurna DPRD Kabupaten Semarang yang mengagendakan pandangan umum fraksi terhadap RAPBD 2015, Rabu (10/12/2014) siang, Fraksi PKS mempertanyakan peningkatan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Semarang. Padahal Bupati Semarang Mundjirin adalah seorang dokter spesialis kandungan. ["Kematian Ibu dan Bayi Kok Meningkat, Padahal Bupatinya Dokter Kandungan"]

Selain masalah kesehatan, hal lain yang disoroti adalah kurangnya sinergi yang dijalin Bupati Mundjirin dengan pimpinan DPRD. Hal itu mengakibatkan keterlambatan penyerahan RAPBD 2015 yang molor hingga satu bulan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X