Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Minta UMK 2015 Direvisi, Ribuan Buruh Kepung Gedung Sate

Kompas.com - 10/12/2014, 15:01 WIB
Kontributor Bandung, Rio Kuswandi

Penulis

BANDUNG, KOMPAS.com - Ribuan buruh mengepung Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Jawa Barat, Rabu (10/12/2014). Mereka mendesak Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan untuk merevisi Keputusan Gubernur tentang UMK 2015 di Jawa Barat, yang diputuskan pada 21 November lalu.

Buruh menilai, kenaikan dalam UMK 2015 tidak sesuai dengan dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). "Kami berdatangan ke sini menagih janji kepada gubernur, karena janjinya pada akhir bulan (November) akan melakukan revisi, tapi sampai saat ini belum, " keluh Ketua Aliansi Buruh Jawa Barat, Roy Jinto.

Menurut Roy, minimal revisi UMK 2015 mengikuti angka inflasi nasional. "Minimal 7,8 persen kenaikannya. Jadi, dengan UMK yang diputuskan kemarin, minta dinaikan lagi minimal 7,8 persen," kata dia.

Pendemo juga menuntut Pemerintah mencabut Kepmen 231 tentang penangguhan UMK. "Karena alasannya bahwa itu diberikan ruang kepada pengusaha untuk tidak melaksanakan upah," kata Roy lagi.

Selain itu, Aliansi Buruh Jawa Barat meminta peraturan Menteri Nomor 13 tentang Parameter KHL juga direvisi. "KHL, dari 60 item menjadi 84 item," kata dia.

Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Barat, merupakan gabungan dari kelompok organisasi buruh, diantaranya, KSPSI, SPN, SPMI, SB 92, Gaspermindo, FSPMI, FSPI. Mereka datang dari berbagai kabupaten kota di Jawa Barat.  Halaman Gedung Sate pun dikepung oleh massa ini.

Hingga berita ini ditayangkan, buruh masih terus berdatangan. Buruh memblokade Jalan Diponegoro. Terpantau, aparat kepolisian membuat pagar betis. Para buruh yang datang sejak tadi pagi, setia menunggu kedatangan gubernur meski berdiri di bawah sengatan terik matahari.

"Sampai sekarang belum ada kabar juga dari gubernurnya, kami masih menunggu," kata Roy lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan MC Tanbu, Aplikasi Media Informasi dan Layanan PublikĀ 

Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan MC Tanbu, Aplikasi Media Informasi dan Layanan PublikĀ 

Regional
Pemkot Semarang Klarifikasi Soal Pengadaan Sepeda Motor untuk Lurah Sebesar Rp 8 Miliar

Pemkot Semarang Klarifikasi Soal Pengadaan Sepeda Motor untuk Lurah Sebesar Rp 8 Miliar

Regional
Tingkat Inflasi Sulsel di Bawah Nasional, Pengamat Ekonomi: Bravo Pemprov Sulsel

Tingkat Inflasi Sulsel di Bawah Nasional, Pengamat Ekonomi: Bravo Pemprov Sulsel

Regional
Hadiri Milad Ke-111 Muhammadiyah, Gubernur Riau: Bersama Kita Hadapi Tantangan

Hadiri Milad Ke-111 Muhammadiyah, Gubernur Riau: Bersama Kita Hadapi Tantangan

Regional
Pemkot Tangsel Buka Lelang Barang Milik Daerah, Catat Tanggal dan Cara Daftarnya!

Pemkot Tangsel Buka Lelang Barang Milik Daerah, Catat Tanggal dan Cara Daftarnya!

Regional
Pelopor Smart City, Aplikasi Milik Pemkot Tangerang Telah Direplikasi 47 Daerah di Indonesia

Pelopor Smart City, Aplikasi Milik Pemkot Tangerang Telah Direplikasi 47 Daerah di Indonesia

Regional
Turunkan Stunting di Jembrana, Bupati Tamba Fokus Bantu 147 Keluarga Kurang Mampu

Turunkan Stunting di Jembrana, Bupati Tamba Fokus Bantu 147 Keluarga Kurang Mampu

Regional
Implementasi Program BAAS, Bupati Tamba Bagikan Bahan Makanan Sehat untuk Anak Stunting

Implementasi Program BAAS, Bupati Tamba Bagikan Bahan Makanan Sehat untuk Anak Stunting

Regional
Fokus Pembangunan Kalteng pada 2024, dari Infrastruktur, Pendidikan, hingga Perekonomian

Fokus Pembangunan Kalteng pada 2024, dari Infrastruktur, Pendidikan, hingga Perekonomian

Regional
Sekdaprov Kalteng Paparkan Berbagai Inovasi dan Strategi KIP Kalteng, dari Portal PPID hingga Satu Data

Sekdaprov Kalteng Paparkan Berbagai Inovasi dan Strategi KIP Kalteng, dari Portal PPID hingga Satu Data

Regional
Pabrik Biomassa Segera Berdiri di Blora, Target Produksi hingga 180.000 Ton Per Tahun

Pabrik Biomassa Segera Berdiri di Blora, Target Produksi hingga 180.000 Ton Per Tahun

Regional
Atasi Banjir di Kaligawe dan Muktiharjo Kidul, Mbak Ita Optimalkan Koordinasi Lintas Sektor

Atasi Banjir di Kaligawe dan Muktiharjo Kidul, Mbak Ita Optimalkan Koordinasi Lintas Sektor

Regional
Komitmen Jaga Kelestarian Satwa Burung, Mas Dhito: Kami Terbuka dengan Masukan dari Masyarakat

Komitmen Jaga Kelestarian Satwa Burung, Mas Dhito: Kami Terbuka dengan Masukan dari Masyarakat

Regional
Soal Pembebasan Lahan Tol Kediri-Kertosono, Pemkab Kediri: Tinggal 2 Persen

Soal Pembebasan Lahan Tol Kediri-Kertosono, Pemkab Kediri: Tinggal 2 Persen

Regional
Turunkan Angka Stunting di Sumut, Pj Gubernur Hassanudin Lakukan 2 Langkah Ini

Turunkan Angka Stunting di Sumut, Pj Gubernur Hassanudin Lakukan 2 Langkah Ini

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com