Kompas.com - 10/12/2014, 08:22 WIB
Nomor bangunan jenis kontrakan dengan nama KOMPAS.com/Rio KuswandiNomor bangunan jenis kontrakan dengan nama "Wisma Banceuy 40 A" di Jalan Banceuy, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat bernomor 40 A. Tempat ini diduga menjadi tempat pelacuran elit di Bandung.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
BANDUNG, KOMPAS.com - Yadin Saefudin, Ketua RW 07, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur, Bandung, Jawa Barat, Yadin Saefudin, mengaku hanya tahu Wisma Banceuy adalah tempat kos. Dia mengaku tak tahu pekerjaan gadis-gadis berpenampilan seksi yang tinggal di tempat itu.

"Saya lebih senang dengan adanya (razia) begitu. Di mana pun daerah ingin aman. Jangan pula sampai kami dikira seolah melindungi. Saya mah enggak melindungi," ujar Yadin saat ditemui di dekat wisma itu, Selasa (9/12/2014).

Wisma tersebut digerebak petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan Satpol PP pada Selasa dini hari. Diduga, wisma ini telah menjadi lokasi prostitusi elite di Kota Bandung.

Yadin juga mengaku tak tahu soal dugaan wisma itu merupakan lokasi prostitusi elite. "Itu (Wisma Banceuy 40 A) yang saya tahu kos-kosan saja," kata dia."Yang saya tahu mereka (cewek - cewek) itu ngekos di situ, kemudian ada lakinya. Gitu saja."

Soal pengawasan, Yadin mengaku hanya sesekali mendatangi Wisma Banceuy. "Soal kerjanya (penghuni kos) juga saya enggak tahu detail. Kan kerjaan warga sendiri juga belum tentu saya tahu semua," kilah Yadin.

Catatan buruk soal tempat ini yang dimiliki Yadin adalah saat salah satu penghuni wisma bertengkar dengan pasangannya. "Pernah ada ribut malam-malam jam 2-an, malam Jumat pada mabok. Tahunya lakinya itu siapa? Ternyata aparat. Saya tahu dia aparat dari penghuni kos, yang ceweknya. Tapi enggak tahu itu benar atau enggak."

Yadin mengaku mengusir pasangan yang bertengkar pada malam itu. Namun, dia mengaku tak punya hak melarang kesenangan orang, termasuk yang kos di wisma itu. "Kalau kesenangan orang, saya enggak pernah larang. Orang juga enggak punya hak, yang penting orangnya harus ngerti, jangan uring-uringan di jalan."



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X