Kejari Denpasar Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp 26,7 Miliar

Kompas.com - 09/12/2014, 11:55 WIB
Hari Antikorupsi Sedunia dijadikan momentum bagi aparat di Kejaksaan Negeri Denpasar dengan memusnahkan barang bukti tindak pidana umum dan tindak pidana khusus yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Nilai barang bukti tersebut  mencapai Rp 26.799.502.500. KOMPAS.com/ SRI LESTARIHari Antikorupsi Sedunia dijadikan momentum bagi aparat di Kejaksaan Negeri Denpasar dengan memusnahkan barang bukti tindak pidana umum dan tindak pidana khusus yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Nilai barang bukti tersebut mencapai Rp 26.799.502.500.
|
EditorGlori K. Wadrianto
DENPASAR, KOMPAS.com - Hari Antikorupsi Sedunia dijadikan momentum bagi aparat di Kejaksaan Negeri Denpasar dengan memusnahkan barang bukti tindak pidana umum dan tindak pidana khusus yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Nilai barang bukti tersebut  mencapai Rp 26.799.502.500.

"Nilai barang bukti yang dimusnahkan pada hari ini mencapai Rp 26 miliar lebih. Barang bukti ini dari perkara tindak pidana umum dan tindak pidana khusus," kata Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Jaya Kusuma, Denpasar, Selasa (9/12/2014).

Jaya mengaku memilih hari ini, --yang bertepatan dengan hari antikorupsi, untuk memastikan barang bukti tersebut aman di tangan kejaksaan dan tidak dihilangkan atau dijual. Hal ini juga untuk menghindari upaya penyimpangan dari pegawai kejaksaan.

"Memilih hari ini untuk pemusnahan karena barang bukti yang terkumpul setahun ini berpotensi bisa hilang, bisa dijual oleh rekan-rekan kami. Maka berkaitan dengan Hari Antikorupsi, pada momen inilah penyimpangan kita tiadakan," tegas dia.

Kajari juga menjelaskan, barang bukti yang dimusnakan ini terdiri dari 316 perkara Tindak Pidana yang sudah diputus dari November 2013 hingga November 2014, yang  terdiri dari perkara tindak pidana narkotika berjumlah 282 perkara.

Empat perkara tindak pidana umum berupa DVD Porno, merek dan lainnya yang dirampas untuk dimusnahkan. Serta 30 perkara tindak pidana ringan atau tipiring berupa minuman keras.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

Regional
Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Regional
'Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan'

"Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

Regional
Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Regional
Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Regional
Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Regional
11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

Regional
Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X