Tindaklanjuti Laporan Brigadir Rudy Soik, Komnas HAM Datangi Polda NTT

Kompas.com - 09/12/2014, 04:31 WIB
Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai, saat diwawancarai sejumlah wartawan usai menggelar pertemuan dengan Kapolda NTT di Kupang,  Senin (8/12/2014) Kompas.com/Sigiranus Marutho BereKomisioner Komnas HAM, Natalius Pigai, saat diwawancarai sejumlah wartawan usai menggelar pertemuan dengan Kapolda NTT di Kupang, Senin (8/12/2014)
|
EditorPalupi Annisa Auliani
KUPANG, KOMPAS.com - Tim dari Komisi Hak Asasi Manusia mendatangi Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, Senin (8/12/2014), untuk menindaklanjuti laporan dari Brigadir Rudy Soik soal dugaan keterlibatan oknum petinggi Polda NTT dalam kasus perdagangan manusia.

Dipimpin Natalius Pigai, tim dari Komnas HAM ini disambut Kapolda NTT Brigjen Endang Sunjaya dan sejumlah petinggi di Polda NTT. Usai rapat tertutup, Pigai mengatakan kunjungan timnya ini adalah untuk mempertanyakan dan mengontrol kinerja Polda NTT terkait penanganan kasus besar, terutama perdagangan manusia.

“Kasus utama harus dijalankan secara konsisten. Itu yang tim Komnas HAM sampaikan Ke Kapolda NTT," kata Pigai. Dia juga mengatakan telah menyampaikan kepada Endang bahwa Komnas HAM sudah melakukan gelar perkara terkait kasus yang dilaporkan Rudy. 

Adapun soal dugaan penganiayaan Rudy kepada Ismail Pati yang berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap oleh kejaksaan dan dilimpahkan ke pengadilan, lanjut Pigai, Komnas HAM akan memberikan pernyataan sesuai kewenangan lembaganya di pengadilan.

Pigai pun meminta semua pihak bersikap oyektif melihat dugaan kasus penganiayaan yang dituduhkan kepada Rudy. "(Kami) akan memberi pertimbagnan hukum," ujar dia.

Menurut Pigai, posisi Rudy dalam insiden yang dituduhkan kepadanya juga harus dicermati untuk memastikan Rudy melakukan pemukulan atau tidak. "Jangan sampai melakukan penggeledahan dan tiba-tiba diduga melakukan pemukulan atau penganiayaan."

Pigai pun meminta media massa turut mengawasi kinerja Polda NTT, terlebih lagi kepolisian daerah ini sedang menangani 14 kasus besar termasuk dugaan perdagangan manusia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya diberitakan, Polda NTT menetapkan Rudy sebagai tersangka dalam dugaan penganiayaan terhadap Ismail. Dugaan itu terjadi setelah Rudy menjemput Ismail dan memintanya memberi tahu keberadaan Tony Seran, temannya, yang diduga terlibat perdagangan manusia.

Ketika Ismail menjawab tidak tahu, terjadilah cekcok di antara mereka. Saat itu, Rudy didua memukul dan menendang dada Ismail.

Adapun Rudy adalah penyidik di Direktorat Kriminal Khusus Polda NTT. Sebelum tuduhan penganiayaan Ismail ini, Rudy telah mengadukan atasannya yaitu Direktur Krimsus Polda NTT Komisaris Besar Polisi MS ke Komnas HAM di Jakarta pada 19 Agustus 2014.

Menurut Rudy, MS telah menghentikan secara sepihak penyidikan kasus calon TKI ilegal yang sedang ia tangani. Rudy mengatakan, kasus calon TKI ilegal itu terjadi pada akhir Januari 2014.

Terkait laporannya ke Komnas HAM, Rudy menyatakan siap dipecat jika aduannya terbukti merupakan rekayasa. Namun, jika komandan yang terbukti bersalah, maka dia meminta masyarakat dan pemerintah untuk menghukum atasannya itu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.