Di Terminal Teluk Lamong, JK Serius Dengar Paparan Pelindo III

Kompas.com - 06/12/2014, 08:49 WIB
Wapres JK tengah mendengarkan paparan Dirut PT Pelindo III di Terminal Teluk Lamong, Jawa Timur, Sabtu (6/12/2014). KOMPAS/ SUHARTONOWapres JK tengah mendengarkan paparan Dirut PT Pelindo III di Terminal Teluk Lamong, Jawa Timur, Sabtu (6/12/2014).
Penulis Suhartono
|
EditorFarid Assifa
LAMONGAN, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla, Sabtu (6/12) pagi, dengan serius mendengarkan paparan dari Direktur Utama PT Pelindo III Djarwo Surjanto tentang tahapan pengujian peralatan dan fasilitas di Terminal Peti Kemas Teluk Lamong, Jawa Timur.
 
Sesekali, Kalla yang menjadi pengusaha sejak muda itu mengajukan pertanyaan teknis atau memberikan komentar terkait fungsi dan mekanisme fasilitas dan pengelolaan.

"Kalau yang itu apa?" tanyanya seraya menunjuk sejumlah peralatan di ujung dermaga terminal yang pada 5 September lalu diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lewat video conference di Istana Negara, Jakarta.
 
Kunjungan Kalla ke Terminal Teluk Lamong dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur yang dilakukan sejak Kamis (4/12/2014) lalu.
 
Menurut Djarwo, peralatan di terminal tersebut masih dalam tahap pengujian (commisioning test) sebelum benar-benar penuh digunakan.

"Hingga saat ini, kapal pengangkut barang untuk ekspor impor masih zero. Nanti, kalau sudah selesai pengujian, kapal-kapal tersebut baru masuk," ujarnya.
 
Djarwo menambahkan, kapasitas terminal Teluk Lamong ini nantinya sampai 5 juta teus. Sekarang ini baru 1,5 juta teus peti kemas yang disimpan.
 
Terkait lahan terminal, Djarwo menyebutkan izin yang diberikan oleh Gubernur Jatim waktu itu, Imam Utomo, sebesar 30 hektar.

"Total luas lahan terminal ini sekarang 380 ha, sebanyak 280 ha lainnya digunakan untuk penunjang dan 100 ha untuk dermaganya," lanjutnya.
 
Wakil Gubernur Jatim Syafiullah Jusuf mengatakan, kelebihan dari terminal Teluk Lamong adalah lahannya tidak pakai pembebasan tanah karena hanya reklamasi saja.

"Tetapi, ini, kan, tetap saja menumpang (di atas laut)," timpal Kalla.
 
Dalam catatan Djarwo, dari 380 hektar, tercatat baru 40 hektar yang digunakan untuk operasional.

Selain Wagub Jatim, hadir pula Menko Perekonomian Sofyan Djalil dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman, ekonom dan pengusaha Tanri Abeng serta staf khusus wapres bidang ekonomi Tirta Hidayat.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Sumber KOMPAS
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.