Korban Tabrak Lari di Tol Cipularang Ternyata Anak Kiai Besar di Salatiga

Kompas.com - 03/12/2014, 06:04 WIB
Fatkhun Nadjib saat turun dan memberikan pertolongan kepada sopir yang terjepit dengan posisi berdiri di samping kanan pintu depan Mitsubishi Microbus di tol Cipularang, Sabtu menjelang tengah malam (29/11/2014). .Fatkhun Nadjib saat turun dan memberikan pertolongan kepada sopir yang terjepit dengan posisi berdiri di samping kanan pintu depan Mitsubishi Microbus di tol Cipularang, Sabtu menjelang tengah malam (29/11/2014).
|
EditorFidel Ali Permana


UNGARAN, KOMPAS.com — Fatkhun Nadjib AS (50), off-roader nasional yang tewas mengenaskan akibat tabrak lari yang menimpanya di ruas Tol Cipularang, Jawa Barat, Sabtu (29/11/2014) malam kemarin, ternyata anak dari seorang ulama di Salatiga. Ayahnya, almarhum KH Ali As'ad, adalah kiai besar yang telah mendirikan Pondok Pesantren Annida yang mempunyai ratusan santri yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Meninggalnya Fatkhun, yang terakhir berdomisili di Depok, Jawa Barat, itu membuat keluarga besar pesantren yang beralamat di Jalan Sudirman 239, Salatiga, tersebut berduka. Kabar meninggalnya Fatkhun tersebar melalui pesan telepon seluler pada Sabtu kemarin.

"Aslkm innalillahi wainna ilaihi rojiun. Meninggal mas Fathun Najib putra Bp KH Ali As'ad. Jenasah sampai (jam) 10. Pram," demikian bunyi pesan singkat tersebut.

Seorang alumnus santri Ponpes Annida, Supriyono, warga Desa Keji, Ungaran, mengatakan, dia mendapatkan pesan tersebut dari temannya sesama alumnus santri. Namun, sayangnya, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif Desa Keji ini berhalangan untuk bertakziah karena sedang mengikuti sebuah acara di luar kota.

"Sejak saya lulus, tidak pernah mendengar kabar beliau," kata Supriyono, Selasa (3/12/2014) malam.

Menurut Supriyono, Fatkhun Najib adalah anak pertama KH Ali As'ad. Meski mengaku tidak begitu mengenal sosok Fatkhun, Supriyono yang sempat mengenyam pendidikan selama tiga tahun di pesantren ini mengenang Fatkhun sebagai remaja yang menggemari motor sport.

"Sejak (Fatkhun) SMP hingga SMA sudah suka naik motor. Waktu saya mondok sering lihat dia itu trail-trailan di jalan samping pondok," kata dia.

Sebelumnya diinformasikan, Fatkhun Nadjib AS (50), seorang off-roader nasional, tewas mengenaskan akibat tabrak lari yang menimpanya di ruas Tol Cipularang, Jawa Barat, Sabtu (29/11/2014) malam kemarin.

Diberitakan, Fatkhun terhantam kendaraan tatkala sedang membantu korban kecelakaan di pinggir jalan. Sementara itu, video tabrak lari yang terjadi di Km 97, Tol Cipularang, pada Minggu dini hari lalu, itu kini ramai menjadi perbincangan di media sosial. Video berdurasi 55 detik tersebut mengundang banyak simpati warga. (Baca: Tersebar, Video Tabrak Lari Tragis di Cipularang)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Tenaga Kesehatan Haji Positif Covid-19

3 Tenaga Kesehatan Haji Positif Covid-19

Regional
Positif Covid-19 di Mimika Bertambah Jadi 8 Kasus, 1 Meninggal Dunia

Positif Covid-19 di Mimika Bertambah Jadi 8 Kasus, 1 Meninggal Dunia

Regional
Resmi Beroperasi, RS Darurat di Pulau Galang Belum Menerima Pasien

Resmi Beroperasi, RS Darurat di Pulau Galang Belum Menerima Pasien

Regional
Pasien Positif 03 di Lampung Sembuh, Beri Semangat ke Pasien Lain via Video

Pasien Positif 03 di Lampung Sembuh, Beri Semangat ke Pasien Lain via Video

Regional
UPDATE Pasien Covid-19 di Sulsel: 82 Positif, 263 PDP, 2.166 ODP

UPDATE Pasien Covid-19 di Sulsel: 82 Positif, 263 PDP, 2.166 ODP

Regional
2 PDP Covid-19 di Kota Banjar Meninggal, Warga Diingatkan Patuhi Aturan Pemerintah

2 PDP Covid-19 di Kota Banjar Meninggal, Warga Diingatkan Patuhi Aturan Pemerintah

Regional
Jumlah Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 16 Orang

Jumlah Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 16 Orang

Regional
Terdengar Suara Benda Jatuh di Atap Rumah, Ternyata Bayi Dibuang Ibunya

Terdengar Suara Benda Jatuh di Atap Rumah, Ternyata Bayi Dibuang Ibunya

Regional
Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Regional
Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Regional
Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Regional
Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Regional
Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Regional
Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Regional
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X