Tersebar, Video Tabrak Lari Tragis di Cipularang

Kompas.com - 02/12/2014, 10:54 WIB
Posisi Fathkun Nadjib sebelum kecelakaan yang merenggut nyawanya di Tol Cipularang, Jawa Barat, Minggu dinihari (30/11/2014). .Posisi Fathkun Nadjib sebelum kecelakaan yang merenggut nyawanya di Tol Cipularang, Jawa Barat, Minggu dinihari (30/11/2014).
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com — Video tabrak lari yang terjadi di Km 97, Tol Cipularang, pada Minggu dini hari lalu, kini ramai menjadi perbincangan di media sosial. Video berdurasi 55 detik ini mengundang banyak simpati warga.

Mereka pun mengecam pengendara mobil yang kabur dan mendorong polisi untuk mengusut tuntas kasus tabrak lari tersebut. Dalam video tersebut, terlihat dua orang laki-laki sedang mengeluarkan sopir Elf yang terjepit bodi kendaraan. Dua orang laki-laki tersebut adalah Fathkun Nadjib (50), pemimpin klub offroad Jelajah Tanah Air (Jelata), dan anaknya, Dede.

Saat Fathkun dan anaknya memasang tambang di badan mobil Elf untuk dikaitkan ke mobilnya, tiba-tiba mobil dari samping kanan mobil Elf yang melaju kencang menabrak pintu dan bagian depan kanan mobil.

Fathkun yang berada persis di depan kanan mobil ikut tertabrak dan terpental ke sebelah kiri mobil Elf saking kerasnya benturan. Suara histeris beberapa orang perempuan pun terdengar begitu tabrak lari terjadi.


Sambil berteriak dan memanggil, "Pak… Bapak… ya Allah, tolong Bapak… Pak… Bapak…" begitu suara seorang perempuan terlihat mendekati korban yang setengah tertelungkup. Sementara itu, korban lainnya, Dede, berusaha untuk berdiri. Posisi Dede yang berada di sebelah kiri mobil tak membuatnya tertabrak langsung oleh kendaraan tersebut.

Video ini mengundang banyak komentar. Aksi pengecut pengendara mobil yang memilih kabur setelah menabrak pun menuai banyak kecaman. Bahkan, pengguna forum Kaskus membuat gerakan, "Ayo bantu usut kasus tabrak lari Fathkun Najib".

Kecelakaan tersebut diakui pihak PJR Tol Cipularang. Melalui sambungan telepon, salah satu petugas PJR menyatakan, kejadian berlangsung pada Minggu malam sekitar pukul 01.00 WIB. Saat ini, kasus tabrak lari tersebut ditangani Polres Purwakarta.

"Kebetulan bukan saya yang jaga malam itu. Jadi, tidak tahu detailnya seperti apa. Tapi, kasusnya sudah dilimpahkan ke Polres Purwakarta," ujar petugas PJS, Ahmad, Selasa (2/12/2014).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul membenarkan peristiwa tabrakan tersebut. Ia menyatakan, peristiwa tersebut menimbulkan korban jiwa. "Kejadiannya di Km 97. Sesuai prosedur, dari PJR dilimpahkan ke kepolisian setempat. Karena kejadian terjadi di Km 97, polisi yang menangani kasus ini Polres Purwakarta. Saya masih sedang meminta data lengkapnya," tutur Martinus. (Baca: Polda Jabar Beberkan Kronologi Tabrak Lari Tragis di Cipularang)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

20 Desa di Sleman Akan Dilewati Jalan Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

20 Desa di Sleman Akan Dilewati Jalan Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Regional
Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

Regional
Kronologi Pria Bunuh Kepsek karena Dendam Diusir dari Desa Setelah Ceraikan Istri Siri

Kronologi Pria Bunuh Kepsek karena Dendam Diusir dari Desa Setelah Ceraikan Istri Siri

Regional
Beda Pilihan Pilkades, Hajatan Seorang Warga Diboikot, Tak Ada yang Datang

Beda Pilihan Pilkades, Hajatan Seorang Warga Diboikot, Tak Ada yang Datang

Regional
Rais Aam PBNU: Hormati dan Taati Pemimpin yang Terpilih Secara Demokratis

Rais Aam PBNU: Hormati dan Taati Pemimpin yang Terpilih Secara Demokratis

Regional
Pastoran Gereja Santo Yosep Purwokerto Terbakar

Pastoran Gereja Santo Yosep Purwokerto Terbakar

Regional
Bentangkan Merah Putih, Bupati Ngawi dan Ratusan Kades Dukung Pelantikan Presiden

Bentangkan Merah Putih, Bupati Ngawi dan Ratusan Kades Dukung Pelantikan Presiden

Regional
Pelaku Penikaman Buruh Bangunan di Wamena Ditangkap Saat Sedang Tidur

Pelaku Penikaman Buruh Bangunan di Wamena Ditangkap Saat Sedang Tidur

Regional
Polisi Sulit Ungkap Teror Bom Molotov di Makassar karena Korban Tak Lapor

Polisi Sulit Ungkap Teror Bom Molotov di Makassar karena Korban Tak Lapor

Regional
Masyarakat Masih Diskriminatif Terhadap Penyandang Disabilitas

Masyarakat Masih Diskriminatif Terhadap Penyandang Disabilitas

Regional
Bupati Ngawi Pilih Lantik Ratusan Kepala Desa di Benteng Van Den Bosch

Bupati Ngawi Pilih Lantik Ratusan Kepala Desa di Benteng Van Den Bosch

Regional
Viral, Motivator Tempeleng Siswa Saat Seminar

Viral, Motivator Tempeleng Siswa Saat Seminar

Regional
Lepas Kendali, Truk Kontainer Timpa Satu Sepeda Motor hingga Ringsek

Lepas Kendali, Truk Kontainer Timpa Satu Sepeda Motor hingga Ringsek

Regional
Joki Cilik Meninggal, Jatuh dan Tertindih Kuda Saat Pacuan

Joki Cilik Meninggal, Jatuh dan Tertindih Kuda Saat Pacuan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X