Kompas.com - 27/11/2014, 19:54 WIB
Gadis AT dan bayinya dirawat di RSU Moewardi, Solo. KOMPAS.com/ M. WISMABRATAGadis AT dan bayinya dirawat di RSU Moewardi, Solo.
|
EditorFarid Assifa
SOLO, KOMPAS.com — Seusai melahirkan bayi laki-laki, AT, gadis yang diduga korban pencabulan Raja Solo, PB XIII, disarankan keluarganya untuk melanjutkan sekolah. Agar bisa bersekolah, pihak keluarga akan mengubah status AT dan bayinya menjadi kakak dan adik, bukan ibu dan anak.

Pendamping hukum AT, Asri Purwanti, mengungkapkan, AT dan bayinya saat ini masih menjalani perawatan di RSU dr Moewardi. Pihak keluarga bersyukur bahwa bayi yang dilahirkan AT dalam kondisi sehat.

Asri menjelaskan bahwa rencana perubahan status tersebut sudah dipertimbangkan secara matang oleh pihak keluarga besar AT. Rencananya, pihak keluarga akan segera mengirimkan permohonan kepada Pengadilan Negeri Sukoharjo untuk mengubah status tersebut.

"Status legal hukumnya rencananya akan diubah menjadi adik AT, dengan pertimbangan AT yang secara mental masih terlalu muda dan belum siap untuk mengasuh bayi," kata Asri kepada sejumlah wartawan, Kamis (27/11/2014).

Saat dikonfirmasi mengenai kelanjutan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh PB XIII, Asri menolak untuk memberikan keterangan apa pun. Begitu juga saat dikonfirmasi tentang rencana pihak kepolisian untuk melakukan tes DNA, Asri memilih tak berkomentar.

"No comment dulu, Mas. Kita fokus merawat bayi dulu. Kita bersyukur bayinya lahir sehat," katanya.

AT melahirkan laki-laki di RSU dr Moewardi, Jebres, Solo, Selasa (25/11/2014). Bayi dengan berat 3,1 kilogram dan panjang 48 cm itu dilahirkan melalui operasi caesar karena posisi bayi yang belum masuk ke panggul sang ibu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kini, AT dan bayinya masih dirawat di RSU dr Moewardi. Pihak keluarga melarang wartawan untuk bertemu dengan AT.

"Iya, benar ada ibu bernama AT dengan bayi laki-laki, tetapi pihak keluarga berpesan untuk menolak bertemu dengan wartawan," kata salah satu perawat kepada Kompas.com, Kamis (27/11/2014).Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.