Kompas.com - 25/11/2014, 14:05 WIB
Ilustrasi KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWANIlustrasi
|
EditorGlori K. Wadrianto
KUPANG, KOMPAS.com - Pengacara Brigadir Polisi Rudy Soik, Ferdy Tahu menilai proses hukum terhadap kliennya berlangsung cepat, bahkan melebihi kecepatan penanganan kasus Hercules Marshal beberapa waktu silam.

Seperti yang telah diberitakan, Rudy menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap Ismail Pati Sanga (30), warga Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu 29 Oktober 2014 lalu.

“Kita sangat apresiasi dengan kerja polisi yang sangat cepat dalam menangani kasus Rudy Soik ini, namun dalam kecepatan ini terdapat hal-hal yang janggal. Dalam penanganan kasus hukum yang lainnya sangat lama, tetapi kasus Rudy ini sangat cepat, bahkan melebihi kasus Hercules Marshal. Kasus Rudy ini ditangani sangat cepat yakni 12 hari, sedangkan kasus Hercules yang menjadi atensi umum saja 21 hari,” kata Ferdy, Selasa (25/11/2014).

Ferdy mengatakan, Rudy dilaporkan oleh Ismail pada Jumat (7/11/2014) dan Rabu (19/11/2014). Rudy pun akhirnya ditahan di Polda NTT, bahkan berkas perkara Rudy sudah dinyatakan lengkap atau P 21.

Polisi, kata Ferdy, sepertinya terlalu tergesa-gesa di dalam menahan Rudy lantaran surat perintah penangkapan itu dari tanggal 19 November sampai 20 November 2014, sementara surat perintah penahanan tanggal 19 November, sehingga membuat pihaknya bingung.

”Kita bingung soal proses penangkapan dan penahanan. Kapan dia ditangkap dan kapan dia ditahan karena surat perintah penangkapan tanggal 19 November sampai 20 November 2014 sementara surat penahanan tanggal 19 November,” kata Ferdy.

Upaya pihaknya untuk mempraperadilankan kepolisian, kata Ferdy, terlambat. Sebab sudah melewati batas waktunya. Di mana, ketika pengacara baru akan mempersiapkan gugatan materi hukumnya, kepolisian sudah menyerahkan Rudy Soik kepada Kejaksaan Tinggi, sehingga otomatis gugatan itu akan gugur dengan sendirinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini, Rudy sudah menjadi tahanan Kejaksaan Tinggi NTT. Maka kini Ferdy masih menunggu tahapan pra penuntutan.

Diberitakan sebelumnya, setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap, Polda NTT akhirnya menyerahkan Brigpol Rudy Soik ke Kejaksaan Tinggi NTT, Senin (24/11/2014) siang. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT AKBP Agus Santoso mengatakan kasus Rudy sudah dinyatakan lengkap oleh jaksa.

Kepala Kejaksaan Tinggi NTT John Walingson Purba yang dihubungi secara terpisah mengatakan, pihaknya langsung menahan Rudy di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Kupang setelah menerima berkas perkara dari Polda NTT.

"Ada tiga alasan penahanan, yakni tindak pidana yang dilakukan oleh Rudy Soik bisa (menjadi alasan) untuk dilakukan penahanan. Kemudian penyidik melakukan penahanan, dan tindak lanjut dilakukan oleh jaksa, serta yang terakhir, supaya persidangan cepat selesai," ujar John. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.