Sudah 11 Bulan Gaji Tak Dibayar, Karyawan Hotel Mengadu ke Walikota Kupang

Kompas.com - 25/11/2014, 00:47 WIB
|
EditorFidel Ali Permana

KUPANG, KOMPAS.com - Sebanyak 13 karyawan hotel Kupang Beach, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendatangi kantor Walikota Kupang dan mengadu langsung kepada Walikota Yonas Salean lantaran sudah 11 bulan ini mereka belum menerima gaji.

Salah seorang karyawan Lili Mata mengaku terpaksa mendatangi Walikota dengan harapan agar Walikota bisa membantu kesulitan yang mereka hadapi saat ini. Karena selain belum mendapat gaji, standar gaji yang mereka dapatkan juga tidak sampai upah minimum regional Kota Kupang.

“Semua karyawan hotel yang berjumlah 28 orang ini, gaji yang kami dapat setiap bulannya paling tinggi Rp 725.000. Kami mau pak Walikota memperhatikan kami 13 orang karyawan yang memperjuangkan hak kami. Kami berjuang selama beberapa bulan, untuk mendapatkan hak kami tapi karyawan yang lain dan pak Leo (Leo Arkian Manager Hotel Kupang Beach) malah olok-olok kita terus,” kata Lily.

Terkait pengaduan itu Walikota Kupang, Yonas Salean memberikan batas waktu satu minggu untuk menuntaskan masalah pembayaran gaji 13 karyawan Hotel Kupang Beach, yang tidak di bayar selama 11 bulan oleh manager hotel tersebut. Selain itu juga kata Yonas, karena Hotel Kupang Beach merupakan aset koperasi pemerintah kota (pemkot), yang berarti hal itu menjadi tanggung jawab pemkot, dan pemkot akan tetap menuntaskan hak-hak karyawan, setelah ada keputusan dari pengurus koperasi melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT), karena semua itu harus melalui mekanismenya.

Yonas mengatakan bahwa satu minggu itu, dia masih mendalami pokok persoalannya dan berpikir darimana mengambil uang guna membayarkan gaji 13 karyawan Kupang Beach. Koperasi mengeluarkan uang melalui RAT, apalagi untuk penetapan pembayaran gaji yang bernilai ratusan juta, karena bukan hanya 13 orang saja yang belum di bayarkan gajinya, melainkan ada 28 orang karyawan Hotel Kupang Beach yang semuanya belum dibayarkan gajinya, sehingga melalui RAT baru bisa diputuskan, karena meskipun dia walikota dia tidak mungkin mengambil keputusan sendiri, tapi melalui mekanisme yang ada.

DIa kemudian menerangkan, bahwa sekarang ini mereka sementara membentuk panitia untuk RAT karena RAT adalah keputusan tertinggi dalam koperasi dan walikota adalah pembinanya.

“Saya juga minta pak Leo Arkian selaku Manager Hotel Kupang Beach untuk menyiapkan pembukuan 13 karyawan yang belum di bayarkan gajinya,”kata Yonas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu manager Hotel Kupang Beach Leonard Arkian yang hadir dalam pertemuan itu mengaku bahwa semua pemasukan hotel hanya dipakai untuk membayar listrik dan air sehingga tidak cukup untuk membayar gaji karyawan termasuk gajinya sendiri.

“Untuk bayar gaji semua karyawan di Hotel Kupang Beach kita mesti siapkan dana sebesar Rp 30 juta lebih. Meski begitu kita akan berusahan mencari jalan keluar untuk menyelesaikan masalah ini,”terangnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.