Dievakuasi, Wagub Kepri Pakai Rompi Antipeluru

Kompas.com - 20/11/2014, 01:27 WIB
Kondisi kaca depan barat Teratai Satuan Brimob Polda Kepri yang diserang sekelompok massa, Rabu (19/11/2014). TRIBUN BATAM/ DEWI HARYATIKondisi kaca depan barat Teratai Satuan Brimob Polda Kepri yang diserang sekelompok massa, Rabu (19/11/2014).
EditorHindra Liauw
BATAM, KOMPAS.com — Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo dievakuasi keluar dari Mako Brimob Polda Kepri sekitar pukul 23.30 WIB, Rabu (19/11/2014). Pantauan Tribun Batam, ia keluar dengan mengenakan rompi peluru warna hitam milik Brimob Polda Kepri.

Soerya disambut ribuan warga yang berjejer dari pintu lobi Gedung Mako Brimob dan sampai ke jalan raya. Selain mengenakan rompi antipeluru, Soerya juga mengenakan batik yang dipakainya sejak Rabu siang.

Setelah itu, Wagub menaiki mobil barakuda dan menuju ke suatu tempat yang aman.

Sebelumnya, Soerya sempat menolak meninggalkan Mako Brimob, meski gedung itu ditembaki dari luar. Ia bersikeras bertahan di gedung itu sampai Pangdam Bukit Barisan datang.

Wakil Gubernur mendatangi Mako Brimob Polda Kepri pada Rabu sore setelah mendengar adanya keributan di markas itu.

Bersama petinggi tentara dan Brimob di Kepri, Wakil Gubernur melakukan mediasi sehingga tercipta suasana damai. Namun, Mako Brimob kembali ditembaki.

Menurut Wagub, pertikaian yang terjadi antara Brimob Kepri dan Yonif 134 akibat kurangnya komunikasi di antara dua lembaga itu. Keberadaan pos bersama diharapkan dapat menjadi jembatan hubungan yang baik antara dua aparat keamanan.

"Masalah ini karena masing-masing korps tidak saling kenal. Seperti pepatah, tidak kenal maka tidak sayang," kata dia.

Selain pos bersama, Pemprov juga akan membuat berbagai kegiatan yang melibatkan prajurit TNI dan Polri.

"Bentuknya bisa seperti panggung bersama. Nanti bisa dangdutan. Pokoknya bisa bikin akrab," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masuk Zona Oranye, Wisata Kawah Ijen Resmi Dibuka Kembali

Masuk Zona Oranye, Wisata Kawah Ijen Resmi Dibuka Kembali

Regional
Curhat Tagihan Listrik Membengkak di Medsos, Ini Kata Bupati Probolinggo

Curhat Tagihan Listrik Membengkak di Medsos, Ini Kata Bupati Probolinggo

Regional
Jenazah WNI Disimpan di Freezer Kapal China, Satu WNA Jadi Tersangka

Jenazah WNI Disimpan di Freezer Kapal China, Satu WNA Jadi Tersangka

Regional
Diperkosa Ayah Tiri, Bocah 12 Tahun Dinikahkan dengan Pria 44 Tahun, Ini Kisahnya...

Diperkosa Ayah Tiri, Bocah 12 Tahun Dinikahkan dengan Pria 44 Tahun, Ini Kisahnya...

Regional
Mesum di Tempat Suci, Pasangan Gay Ditangkap, Warga Gelar Upacara Pecaruan

Mesum di Tempat Suci, Pasangan Gay Ditangkap, Warga Gelar Upacara Pecaruan

Regional
Job Manggung Hilang karena Corona, Kariyono Temukan Rezeki Melimpah dari Gentong Bekas

Job Manggung Hilang karena Corona, Kariyono Temukan Rezeki Melimpah dari Gentong Bekas

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral, Video Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam | 37 Pasangan ABG Rayakan Ultah dengan Pesta Seks

[POPULER NUSANTARA] Viral, Video Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam | 37 Pasangan ABG Rayakan Ultah dengan Pesta Seks

Regional
25 Tenaga Medis di RSUD Moewardi Solo Reaktif Berdasarkan Rapid Test

25 Tenaga Medis di RSUD Moewardi Solo Reaktif Berdasarkan Rapid Test

Regional
Mengeluh Tagihan Listrik Naik 275 Persen di Medsos, Bupati Probolinggo: Gila-gilaan

Mengeluh Tagihan Listrik Naik 275 Persen di Medsos, Bupati Probolinggo: Gila-gilaan

Regional
Cerita Angkatan 2020, Pilih Jualan Kaktus hingga Rawon Daripada Nonton Drakor

Cerita Angkatan 2020, Pilih Jualan Kaktus hingga Rawon Daripada Nonton Drakor

Regional
Sempat Dilerai Ayahnya, Pemuda Ini Nekat Bunuh Polisi dengan Senjata Tajam

Sempat Dilerai Ayahnya, Pemuda Ini Nekat Bunuh Polisi dengan Senjata Tajam

Regional
Perwira Siswa Secapa AD Periksa Bisul dan Tulang Belakang, Rupanya Positif Covid-19, Terbongkar 1.280 Orang Terinfeksi Corona

Perwira Siswa Secapa AD Periksa Bisul dan Tulang Belakang, Rupanya Positif Covid-19, Terbongkar 1.280 Orang Terinfeksi Corona

Regional
Kepergok Warga Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Gay Ini Terancam 2 Tahun Penjara

Kepergok Warga Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Gay Ini Terancam 2 Tahun Penjara

Regional
Jumlah Santri Gontor Ponorogo yang Positif Corona Bertambah

Jumlah Santri Gontor Ponorogo yang Positif Corona Bertambah

Regional
KSAD: Kegiatan di Secapa AD Masih Berlanjut Sesuai Kurikulum

KSAD: Kegiatan di Secapa AD Masih Berlanjut Sesuai Kurikulum

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X