Harga BBM Naik, Soekarwo Tunda Bahas Upah Minimum

Kompas.com - 18/11/2014, 18:20 WIB
Gubernur Jawa Timur Soekarwo. KOMPAS.com/Achmad Faizal Gubernur Jawa Timur Soekarwo.
|
EditorCaroline Damanik

SURABAYA, KOMPAS.com
- Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Rabu (18/11/2014) dini hari, berimbas pada aktivitas pembahasan upah minimum kabupaten/kota (UMK) di Jawa Timur. Gubernur Jatim Soekarwo menghentikan sementara pembahasan UMK.

Soekarwo mengatakan, pembahasan ditunda sampai pemerintah provinsi mengetahui angka prediksi inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga BBM.

Menurut Soekarwo, prediksi angka inflasi itu penting untuk diketahui karena salah satu rumus menentukan nilai UMK adalah dengan mempertimbangkan angka inflasi, selain pertumbuhan ekonomi daerah.

"Saya dengar kenaikan inflasi nasional yang disampaikan BPS dari 4,4 persen menjadi 7,39 persen, sementara di Jatim sekitar 7,5 persen pasca kenaikan harga BBM," ungkapnya, Rabu (18/11/2014) sore.

Malam ini, dia akan mengumpulkan serikat buruh dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) untuk membahas khusus soal kenaikan harga BBM itu dan dampaknya kepada nilai UMK.

"Jika sudah matang, segera UMK akan saya tandatangani," tutur Soekarwo.

UMK Jatim 2015, sesuai aturan yang berlaku, harus ditandatangani minimal 40 hari sebelum ditetapkan pada awal 2015 atau pada tanggal 21 November. Kelompok serikat pekerja ngotot kenaikan nilai UMK 2015 harus 30 persen dari tahun ini, sementara pihak pengusaha melalui Apindo Jatim hanya setuju jika kenaikan UMK di angka 11 persen.

Dari beragam usulan nilai UMK Jatim 2015 yang masuk ke gubernur, paling tinggi adalah usulan dari Kabupaten Gresik yang mencapai Rp 2,727 juta dari UMK tahun sebelumnya Rp 2,195 juta, Kabupaten Sidoarjo sebesar Rp 2,710 juta, dari Rp 2,190 juta, Kabupaten Pasuruan Rp 2,7 juta dari Rp 2,190, kemudian Kabupaten Mojokerto Rp 2,697 juta dari UMK sebelumnya Rp 2,050 juta.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Regional
Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Regional
Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Regional
Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Regional
Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Regional
Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Regional
Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Regional
Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Regional
Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Regional
Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Regional
Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

Regional
Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Regional
Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X