Apindo: Kenaikan UMK Jatim Maksimal 11 Persen

Kompas.com - 17/11/2014, 15:38 WIB
Wakil Ketua Bidang Pengupahan, Apindo Jatim, Johnson Simanjuntak. KOMPAS.com/Achmad FaizalWakil Ketua Bidang Pengupahan, Apindo Jatim, Johnson Simanjuntak.
|
EditorFarid Assifa
SURABAYA, KOMPAS.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur menolak tawar menawar nilai Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2015. Para pengusaha Jawa Timur memastikan, maksimal kenaikan UMK 2015 adalah sebesar 11 persen dari UMK 2014.

Kenaikan itu, kata Koordinator Bidang Pengupahan Apindo Jawa Timur, Jhonson Simanjuntak, dihitung berdasarkan rumusan inflasi dan prediksi pertumbuhan ekonomi Jawa Timur 2015.

"Angka prediksi inflasi RAPBN 4,5 persen, sementara pertumbuhan ekonomi Jatim 7 persen. Ketemunya angka 11 persen, saya rasa itu sudah lebih dari cukup," katanya, Senin (17/11/2014).

Kenaikan nilai UMK tersebut, menurut Jhonson, dirasa cukup ideal bagi pengusaha untuk menunjang iklim usaha dan investasi di Jawa Timur.

"Jika gubernur menetapkan di atas angka tersebut, saya khawatir akan ada relokasi usaha besar-besaran dari Jawa Timur ke daerah lain," terangnya.

Yang jelas, kata Jhonson, Apindo berharap, proses penetapan UMK berjalan sesuai aturan yang ada dan disepakati oleh tiga pihak, yakni pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, di beberapa daerah industri, besaran UMK justru hanya disetujui oleh pekerja dan pemerintah.

"Jika tidak, maka bukan tidak mungkin kami mengikuti Apindo pusat yang akan keluar dari dewan pengupahan," tegasnya.

Dari beragam usulan nilai UMK Jatim 2015 yang masuk ke gubernur, paling tinggi adalah usulan dari Kabupaten Gresik yang mencapai Rp 2.727.000 dari UMK tahun sebelumnya Rp 2.195.000, Kabupaten Sidoarjo sebesar Rp 2.710.000 dari Rp 2.190.000, Kabupaten Pasuruan Rp 2.700.000 dari Rp 2.190.000, kemudian Kabupaten Mojokerto Rp 2.697.000 dari UMK sebelumnya Rp2.050.000.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Madrasah Diobrak-abrik Geng Motor, Warga Kota Tasikmalaya Siap Perang

Madrasah Diobrak-abrik Geng Motor, Warga Kota Tasikmalaya Siap Perang

Regional
2 Komisioner KPU Muratara dan 6 Staf Positif Covid-19

2 Komisioner KPU Muratara dan 6 Staf Positif Covid-19

Regional
Kronologi Pria Diduga Gangguan Jiwa Bacok Warga hingga Tewas, Pelaku Masih Berkeliaran

Kronologi Pria Diduga Gangguan Jiwa Bacok Warga hingga Tewas, Pelaku Masih Berkeliaran

Regional
Pria Ini Tipu PSK, Tak Bayar dan Bawa Kabur Sepeda Motor

Pria Ini Tipu PSK, Tak Bayar dan Bawa Kabur Sepeda Motor

Regional
Dinkes Riau: Mayoritas Pasien Corona yang Meninggal Punya Diabetes

Dinkes Riau: Mayoritas Pasien Corona yang Meninggal Punya Diabetes

Regional
Diejek karena Jadi Buruh Sawit, Pria Ini Bunuh Temannya dengan Parang

Diejek karena Jadi Buruh Sawit, Pria Ini Bunuh Temannya dengan Parang

Regional
Terungkap, Ini Motif Mbak Ida Pamer Celana Dalam Saat Naik Motor

Terungkap, Ini Motif Mbak Ida Pamer Celana Dalam Saat Naik Motor

Regional
Positif Covid-19, Ketua KPU Muratara Sempat Hadiri Rakor Pilkada di Palembang

Positif Covid-19, Ketua KPU Muratara Sempat Hadiri Rakor Pilkada di Palembang

Regional
Diduga Terlibat Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar, 7 Orang Ditangkap, Satu di Antaranya Perempuan

Diduga Terlibat Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar, 7 Orang Ditangkap, Satu di Antaranya Perempuan

Regional
Viral, Video Sopir Ambulans Pengantar Jenazah Covid-19 di Minahasa Utara Dipukul

Viral, Video Sopir Ambulans Pengantar Jenazah Covid-19 di Minahasa Utara Dipukul

Regional
'Nasinya Lembek dan Lengket Seperti Lem, Kami Tak Berani Makan'

"Nasinya Lembek dan Lengket Seperti Lem, Kami Tak Berani Makan"

Regional
RS Lapangan di Malang Bisa Ditempati Pasien Covid-19 dari Luar Daerah

RS Lapangan di Malang Bisa Ditempati Pasien Covid-19 dari Luar Daerah

Regional
Detik-detik Evakuasi Pesut Berusia 30 Tahun di Riau, Sempat Lolos dari Jaring

Detik-detik Evakuasi Pesut Berusia 30 Tahun di Riau, Sempat Lolos dari Jaring

Regional
4 Penyelanggara Pemilu Positif Covid-19, Tahapan Pilkada Sumbar Tetap Lanjut

4 Penyelanggara Pemilu Positif Covid-19, Tahapan Pilkada Sumbar Tetap Lanjut

Regional
Seorang Komisioner KPU Bangli Positif Covid-19, Pernah ke Surabaya

Seorang Komisioner KPU Bangli Positif Covid-19, Pernah ke Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X