Istri Diselingkuhi Hakim, Suami Bawa Massa Datangi Kantor PN Demak

Kompas.com - 17/11/2014, 14:02 WIB
Tokoh Pemuda Demak , menggruduk Kantor PN Demak, melaporkan oknum hakim nakal yang diduga berselingkuh dengan istri orang, Senin ( 17/11/2014 ) KOMPAS.com ( ARI WIDODO )Tokoh Pemuda Demak , menggruduk Kantor PN Demak, melaporkan oknum hakim nakal yang diduga berselingkuh dengan istri orang, Senin ( 17/11/2014 )
|
EditorGlori K. Wadrianto
DEMAK, KOMPAS.com - Dugaan adanya seorang hakim di Pengadilan Negeri Demak berinisal T yang menjalin hubungan gelap dengan istri orang, mendorong sekelompok pemuda di wilayah itu mendatangi Kantor PN di Jalan Sultan Trenggono, Demak, Senin (17/11/2014).

Belasan tokoh pemuda tersebut mendesak Kepala PN Demak memecat T. Hakim T yang berdinas di PN Demak, diduga melakukan perbuatan asusila dengan WN (22), istri IH (42). IH adalah salah satu tokoh pemuda di Demak, warga Perumahan Bintoro Asri, Desa Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam, Demak.

IH yang membawa belasan tokoh pemuda lain, mengatakan, perselingkuhan istrinya dengan hakim T sudah tercium lama. Namun, perbuatan keduanya baru diketahui warga saat T dan WN berduaan di rumah T, di Perumahan Puri Nirwana, Desa Karangrejo, Kecamatan Wonosalam, Demak, Rabu (12/11/2014 ) lalu.

Warga yang geram, langsung menggerebeknya. "Saya punya saksi dan bukti-bukti kuat, perbuatan mereka. Hakim itu Wakil Tuhan yang mulia, tapi kelakuannya bejat, maka harus dipecat," kecam IH.  "Saya tidak terima. Kasus ini akan saya adukan ke Jakarta," imbuh dia.

Sementara itu, audiensi antarpara pihak di ruang Ketua PN Demak, Khusaini, berlangsung tertutup bagi wartawan. Mediasi tersebut juga dihadiri Fahrudin Bisri Slamet dan Maskuri Wakil Ketua DPRD Demak, serta Muntohar, Ketua Komisi B DPRD Demak.

Ditemui seusai mediasi, Humas PN Demak, Dwi Sugiarto, mengatakan, Ketua PN Demak yang menerima langsung aduan warga. Mereka menanyakan alur pengaduan soal pelanggaran kode etik hakim.

"Soal pelanggaran kode etik hakim, silakan datang ke Badan Pengawas Mahkamah Agung atau ke Komisi Yudisial. Kita tetap melakukan klarifikasi secara personal, tetapi hari ini yang bersangkutan tidak berangkat," kata Dwi. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X