Kepala SD Ditemukan Meninggal di Samping Buku yang Berserakan

Kompas.com - 15/11/2014, 19:51 WIB
Ilustrasi tewas. ShutterstockIlustrasi tewas.
|
EditorFarid Assifa
KUPANG, KOMPAS.com - Wilson Doky (47), kepala SDN Kanino, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal di dalam rumahnya. Kematian mendadak tersebut membuat anak Wilson, Nia Doky berteriak histeris dan membuat warga ramai berdatangan, lalu melaporkan kejadian itu ke polisi.

Sri Pandi (25) saksi mata yang ditemui Kompas.com di rumah duka di Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Sabtu (15/11/2014) mengatakan, Wilson pada Sabtu hari ini tidak masuk mengajar sehingga ia hanya sendirian di rumahnya.

“Tadi Pak Wilson hanya sendirian saja di rumah. Sementara istrinya, Sofia Laes Nusa yang juga mengajar dan tiga orang anaknya yakni Nia, Jeki dan Eva, semuanya pergi ke sekolah. Rumah ini sudah dalam keadaan tertutup sejak pagi hingga siang hari,” kata Sri.

Begitu anak-anaknya pulang dari sekolah, lanjut Sri, mereka masuk melalui pintu belakang dan mendapati sang ayah sudah tertidur di lantai ruangan tamu dalam keadaan meninggal. Di samping jasad Wilson, banyak buku berserakan di lantai.

Melihat ayahnya yang sudah terbujur kaku, anak sulungnya, Nia Doky berteriak histeris dan memanggil warga sekitar. Warga langsung berdatangan ke rumah Wilson, sebagian menelepon polisi.

Sekitar 15 menit kemudian aparat dari Polsek Kelapa Lima pun turun ke lokasi. Kepala unit Reskrim Polsek Kelapa Lima, Iptu Imel Abineno mengatakan, pihaknya masih mengambil keterangan dari sejumlah saksi, termasuk istri dan anak-anaknya.

“Almarhum memang pernah mengeluh sakit dan sering memeriksakan diri ke Rumah Sakit WZ Johannes Kupang, tetapi kata dokter tidak ada penyakit sama sekali. Kita masih terus lakukan penyelidikan,” beber Imel.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Regional
11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

Regional
Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Regional
Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Regional
Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Regional
Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Regional
Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Regional
Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Regional
Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Regional
PDP Hamil yang Mengeluh via 'Live' Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

PDP Hamil yang Mengeluh via "Live" Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

Regional
Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Regional
Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Regional
Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Regional
Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Regional
6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X