Kompas.com - 15/11/2014, 15:49 WIB
Pulau Buru memiliki potensi wisata seperti deretan pantai di sekitar kawasan Pantai Jikumerasa yang masih alami. KOMPAS/RADITYA HELABUMIPulau Buru memiliki potensi wisata seperti deretan pantai di sekitar kawasan Pantai Jikumerasa yang masih alami.
|
EditorFarid Assifa
AMBON, KOMPAS.com - Aktivitas warga di sejumlah daerah di Maluku berjalan normal meski Badan Meteorologi Klimatologi dan Giofisika (BMKG) sempat memperingatkan adanya potensi tsunami di Provinsi Maluku menyusul gempa berkekuatan 7,3 skala richter yang berpusat di Halmahera, Maluku Utara, Sabtu (15/11/2014).

Pasca-gempa itu, BMKG memperingatkan status waspada tsunami di dua kabupaten di Maluku, yakni Kabupaten Buru dan Seram Bagian Barat (SBB). Meski begitu, aktivitas warga berjalan seperti biasa. Sejumlah warga di SBB yang dihubungi dari Ambon mengaku tidak khawatir dengan peringatan tersebut.

"Aktivitas warga di sini baik-baik saja, tidak ada sedikit pun kepanikan. Semua berjalan normal saja,” ujar Bustam, warga Kecamatan Kairatu.

Menurut Bustam, warga SBB tidak merasakan getaran gempa sedikit pun. Para nelayan juga tetap melaut seperti biasa.

"Kita tidak merasakan getaran gempa di sini, jadi semuanya lancar saja. Saya juga baru tahu informasi ini dari Anda,” ujarnya.

Senada, warga di Namlea, Kabupaten Buru juga mengaku tidak khawatir dengan peringatan tsunami tersebut. Meski begitu, mereka tetap waspada.

"Kejadiannya kan di Maluku Utara, warga di sini biasa saja tapi memang tetap waspada karena ada info gempa berpotensi tsunami di Pulau Buru,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Stasiun BMKG Ambon, Abraham Mustamu kepada Kompas.com mengakui, gempa 7,3 SR yang berpusat di Halmahera, Maluku Utara tidak berdampak kerusakan di Maluku. Selain itu, dia menyatakan, status waspada tsunami juga telah berakhir.

“Tidak ada dampak kerusakan di Maluku akibat gempa 7,3 SR tadi dan saat ini status waspada sudah berakhir,” ujarnya.

Dia juga mengaku gempat tersebut tidak dirasakan getarannya di Maluku, sehingga banyak warga tetap beraktivitas seperti biasa.

"Gempa itu juga kan tidak dirasakan di sini, jadi biasa-biasa saja di sini,” ujarnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku, Farida Samapessy juga mengatakan tidak ada dampak kerusakan yang ditimbulkan dari gempa tersebut.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.