UU Desa Bikin Kades Rawan Korupsi, Kejaksaan dan Polri Siap Turun Tangan

Kompas.com - 13/11/2014, 17:37 WIB
|
EditorFarid Assifa
AMBARAWA, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Ambarawa dan Polres Semarang siap mengawal pelaksanaan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang akan berlaku mulai tahun anggaran 2015.

Salah satu klausul dalam undang-undang itu adalah bahwa desa akan mendapat gelontoran dana dari pusat miliaran rupiah untuk pembangunan yang dikelola secara mandiri. Dengan demikian, kepala desa harus melek hukum sehingga tidak terjebak pada praktik korupsi dalam mengelola dana tersebut.

Kepala Kejari Ambarawa, Sila Pulungan mengatakan, pihaknya akan proaktif dalam melakukan upaya pencegahan potensi kebocoran dana desa dengan membina para aparatur perangkat desa. Salah satunya adalah dengan memberikan sosialisasi hukum pada kepala desa. Kegiatan itu sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu yang diikuti kepala dan perangkat desa se-Kecamatan Bandungan.

"Kami proaktif dalam pencegahan korupsi, termasuk memberikan sosialisasi penerangan hukum pada kepala desa terkait pengelolaan dana desa yang akan diberlakukan tahun 2015 mendatang," kata Sila didampingi Kasi Intel, Andhie Fajar di Ambarawa, Kamis (13/11/2014.

Sila berharap seluruh kelapa dan perangkat desa di Kabupaten Semarang dapat memahami pengelolaan keuangan desa dan keuangan negara. Namun di sisi lain, pihaknya tidak akan segan menindak kepala desa yang terindikasi korupsi.

"Pencegahan jalan terus, pengawasan dan penindakan tetap kami jalankan," tandasnya.

Secara terpisah, Wakil Kepala Semarang, Erwin H Dinata menyatakan kesiapannya untuk memberikan sosialisasi pencegahan korupsi pada para kepala desa. Namun jika ada penyimpangan pengelolaan dana desa, pihak kepolisian juga akan melakukan tindakan.

"Pengawasan dan penindakan tetap akan kami lakukan, termasuk menghimpun informasi dari Babin Kantibmas," ujar Erwin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Regional
3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

Regional
Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Regional
Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Regional
Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Regional
Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Regional
Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Regional
Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Regional
Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Regional
Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Regional
Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Regional
Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Regional
Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X