Manfaatkan Media Sosial dan "Buzzer", Banyuwangi Promosikan UMKM

Kompas.com - 12/11/2014, 11:54 WIB
Ilustrasi: Produk UMKM dari Kota Malang, Jawa Timur. KOMPAS/DAHLIA IRAWATIIlustrasi: Produk UMKM dari Kota Malang, Jawa Timur.
|
EditorCaroline Damanik

BANYUWANGI,KOMPAS.com - Untuk meningkatkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), Pemkab Banyuwangi membantu mempromosikan produk dan usaha melalui media sosial resmi milik Pemkab Banyuwangi serta melalui buzzer atau pengguna media sosial berpengaruh (influencer) yang menjalin kerja sama dengan Pemkab Banyuwangi.

Juang Pribadi, Kepala Bagian Humas Pemkab Banyuwangi, mengatakan, untuk periode November dan Desember 2014, sudah ada 10 UMKM yang akan dipromosikan.

"Produk dan jasa yang dipromosikan beragam seperti kerajinan, makanan, minuman, busana, jasa pemandu wisata, rental motor untuk wisata dan juga desain. Setelah di periode November Desember 2014, maka ada 10 UMKM baru yang akan dipromosikan di periode Januari Februari 2015. Jadi berkelanjutan," kata Juang.

Dia menjelaskan tidak ada syarat khusus untuk UMKM yang akan dibantu untuk promo. Mereka cukup mendaftarkan melalui email. Selain itu, pemilihan UMKM juga dilakukan melalui Twiter resmi Pemkab Banyuwangi.

"Nanti yang diutamakan adalah UMKM pemula dan dalam tahap pengembangan. Karena jika usahanya sudah besar, mereka sudah mempunyai biaya promosi sendiri," katanya.

Pemkab berharap dengan memfasilitasi promosi lewat media sosial, UMKM di Banyuwangi semakin berkembang karena media sosial dinilai efektif untuk pemasaran.

"Pemasarannya juga bisa menjangkau daerah-daerah lain secara lebih efisien. Jumlah pengguna twitter di Indonesia sudah mencapai sekitar 20 juta. Promosinya kami petakan, UMKM mana yang cocok dipromosikan akun A, mana yang lebih cocok dipromosikan lewat akun B, dan seterusnya," tuturnya.

Selain itu, Pemkab Banyuwangi juga berencana menggelar pelatihan cara pemasaran berbasis online untuk para UMKM.

"7 Desember 2014 nanti akan dilaksanakan Business Dating antara UMKM dan peminat internet di Banyuwangi untuk membantu proses online marketing," ujarnya.

Selain itu, Pemkab Banyuwangi melalui dinas terkait juga memfasilitasi pengurusan hak merek, hak cipta, Standard Nasional Indonesia (SNI), perizinan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), dan sertifikasi halal MUI.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah Divaksin tapi Danrem 162 Wira Bhakti Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Sudah Divaksin tapi Danrem 162 Wira Bhakti Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Regional
34.400 Vaksin Sinovac Tiba di Kalbar, Masih Prioritaskan Tenaga Kesehatan

34.400 Vaksin Sinovac Tiba di Kalbar, Masih Prioritaskan Tenaga Kesehatan

Regional
Masa Tanggap Darurat Gunung Ile Lewotolok Diperpanjang

Masa Tanggap Darurat Gunung Ile Lewotolok Diperpanjang

Regional
Wabup Banyumas Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Jarumnya Kecil, Jadi Enggak Sakit

Wabup Banyumas Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Jarumnya Kecil, Jadi Enggak Sakit

Regional
Seorang Anggota TNI Dikeroyok hingga Babak Belur, Polisi Buru Pelaku

Seorang Anggota TNI Dikeroyok hingga Babak Belur, Polisi Buru Pelaku

Regional
Hanya 3 Pejabat di Kebumen yang Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19

Hanya 3 Pejabat di Kebumen yang Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19

Regional
KPU Tetapkan Muh Basli Ali-Saiful Arif sebagai Pemenang Pilkada Selayar

KPU Tetapkan Muh Basli Ali-Saiful Arif sebagai Pemenang Pilkada Selayar

Regional
Digugat Anak Kandungnya soal Tanah Hasil Jadi TKW, Ramisah: Tanah Ini Saya Beli bersama Suami

Digugat Anak Kandungnya soal Tanah Hasil Jadi TKW, Ramisah: Tanah Ini Saya Beli bersama Suami

Regional
Otak Perampokan Bersenpi di Semarang Ternyata Orang Dalam Perusahaan

Otak Perampokan Bersenpi di Semarang Ternyata Orang Dalam Perusahaan

Regional
ASN Wanita Ini Diduga Terjatuh ke Sungai, Dilihat Pemancing Sudah Terbawa Arus

ASN Wanita Ini Diduga Terjatuh ke Sungai, Dilihat Pemancing Sudah Terbawa Arus

Regional
Kasus Covid-19 Makin Tinggi, Pemkot Bandar Lampung Larang Resepsi Nikah

Kasus Covid-19 Makin Tinggi, Pemkot Bandar Lampung Larang Resepsi Nikah

Regional
Bupati, Ketua DPRD, dan Kapolresta Tak Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19 di Banyumas

Bupati, Ketua DPRD, dan Kapolresta Tak Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19 di Banyumas

Regional
Bupati Pangandaran Positif Covid-19 Setelah 'Swab' Ketiga

Bupati Pangandaran Positif Covid-19 Setelah "Swab" Ketiga

Regional
Kisah Nenek 80 Tahun yang Hidup Seorang Diri

Kisah Nenek 80 Tahun yang Hidup Seorang Diri

Regional
Seekor Anak Gajah Sumatera Kena Jerat Pemburu, Kakinya Infeksi

Seekor Anak Gajah Sumatera Kena Jerat Pemburu, Kakinya Infeksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X