Semburan Air Bercampur Lumpur Buat Warga Pasangkayu Cemas

Kompas.com - 11/11/2014, 18:43 WIB
Semburan air bercampur lumpur di jalan raya membuat warga Kota Pasangkayu, Mamuju Utara, Sulawesi Barat, geger, Selasa (11/11/2014). KOMPAS.com/JunaediSemburan air bercampur lumpur di jalan raya membuat warga Kota Pasangkayu, Mamuju Utara, Sulawesi Barat, geger, Selasa (11/11/2014).
|
EditorCaroline Damanik

MAMUJU UTARA, KOMPAS.com -
Semburan air bercampur lumpur yang muncul di Jalan Raya Urip Sumiharjo membuat geger warga Pasangkayu, Mamuju Utara, Sulawesi Barat, Selasa (11/11/2014). Pasalnya, semburan air bercampur lumpur itu mencapai ketinggian 3 meter dan menggenangi jalan raya padahal di sekitar lokasi tak ada jaringan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Hingga kini, pemerintah setempat belum turun tangan untuk memastikan penyebab fenomena tersebut.

Saat air menyembur di tengah jalan yang beraspal, suaranya seperti suara mercon. Warga yang mendengar kemudian berhamburan keluar rumah.

Banyaknya warga yang penasaran ingin menyaksikan semburan ini juga membuat jalanan macet. Untuk sementara, jalan ini ditutup warga karena dikhawatirkan akan menimbulkan bahaya bagi para penggunan jalan.

Usman Jaya, salah satu warga Pasangkayu, mengaku kaget dengan semburan air bercampur lumpur yang berlokasi tak jauh dari rumahnya. Sebelumnya, Usman mengira air semburan tersebut berasal dari pompa air warga yang terbuang. Namun, ketika diperiksa, Usman kaget dengan munculnya air bercampur lumpur di sela-sela aspal jalan.

“Pertama saya kaget mendengar suara semburan keras semula saya kira air tetangga yang dibiarkan mengalir di jalan raya namun setelah diperiksa ternyata semburan air bercampur lumpur,” ujar Usman, Selasa sore.

Menurut Usman, mereka yang tinggal di sekitar lokasi semburan merasa cemas bahwa air dan lumpur akan menggenangi pemukiman mereka.

Sampai berita ini diturunkan, air dan lumpur masih terus menyembur di sela-sela aspal yang retak. Warga yang penasaran ingin melihatnya pun terus bertambah.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Regional
Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Regional
Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Regional
Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Regional
Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Regional
Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Regional
Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Regional
Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Regional
Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Regional
Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Regional
1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

Regional
Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Regional
'Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas'

"Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas"

Regional
40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

Regional
Pria Ini Diduga Tewas Akibat Tersetrum Earphone

Pria Ini Diduga Tewas Akibat Tersetrum Earphone

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X