Kompas.com - 05/11/2014, 16:23 WIB
Foto Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, bertelanjang dada tiba-tiba laris manis dipajang di foto profil warga Kota Bandung. Aksi telanjang tersebut dilakukan saat mendukung Persib Bandung berlaga di semifinal Indonesia Super League di Stadion Jakabaring, Palembang, Selasa (4/11/2014).
ISTIMEWAFoto Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, bertelanjang dada tiba-tiba laris manis dipajang di foto profil warga Kota Bandung. Aksi telanjang tersebut dilakukan saat mendukung Persib Bandung berlaga di semifinal Indonesia Super League di Stadion Jakabaring, Palembang, Selasa (4/11/2014).
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com — Euforia kemenangan Persib Bandung di semifinal Indonesia Super League (ISL) atas Arema Cronus dengan skor akhir 3-1 disambut meriah oleh warga Kota Bandung. Dengan kemenangan tersebut, Persib melaju ke babak final ISL dan akan ditantang Persipura Jayapura.

Demi memfasilitasi warga Kota Bandung yang tidak bisa menyaksikan langsung tim kebanggaan Jawa Barat itu bertanding di Stadion Jakabaring, Palembang, Jumat (7/11/2014), Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mewajibkan semua RW untuk menggelar kegiatan menonton bareng.

"Jumat nanti seluruh RW wajib bikin nobar (nonton bareng). Semua camat, lurah, harap pergunakan ruang publik untuk nonton bareng. Kita hebohkan lagi," kata pria yang akrab disapa Emil ini saat ditemui seusai peresmian Gedung Elisabeth RS Santo Boromeus, Bandung, Rabu (5/11/2014).

Meski demikian, Emil berharap bobotoh (suporter Persib Bandung) bisa datang ke Palembang untuk memberikan dukungan langsung. Namun, dia mengimbau agar bobotoh yang datang ke Stadion Jakabaring tidak memakai atribut demi mencegah insiden buligir (telanjang) terulang kembali.

"Imbauan silakan datang, jangan bawa atribut karena masih status skorsing," ucapnya.

Emil menjelaskan, Persib perlu dukungan penuh dari seluruh bobotoh. Sebab, sudah 19 tahun sudah para pencinta klub berjuluk Maung Bandung itu menantikan klub kesayangannya kembali mengangkat trofi juara Liga Indonesia setelah pada tahun 1995 pernah menjadi juara pertama. "Sembilan belas tahun itu penantian yang panjang," tandas Emil.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X