Api Hanya Lalap Atap Sirap Pengadilan Tinggi Bandung

Kompas.com - 05/11/2014, 04:54 WIB
Pengadilan Tinggi Jabar di Bandung terbakar, Selasa (4/11/2014). KOMPAS.com/ RIO KUSWANDIPengadilan Tinggi Jabar di Bandung terbakar, Selasa (4/11/2014).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
BANDUNG, KOMPAS.com - Api yang melahap gedung Pengadilan Tinggi Jawa Barat, di Jalan Surapati, Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa, (4/11/2014) sudah padam pada Selasa petang. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.

"Yang terbakar hanya atap sirap yang berada tepat di atas ruang sidang, tempat lain atau ruangan tidak ada yang terbakar. Atapnya atap sirap, mudah terbakar, jadi api menyala hanya di lantai 2 saja, di lantai 1 tidak ada api," kata Kadiskar Kota Bandung Ferdi Ligawswara, Selasa malam.

"Masih dalam penyelidikan penyebab dan munculnya titik api," imbuh Ferdi. "Namun, dugaan sementara, kebakaran tersebut akibat konsleting listrik. Ini penyebabnya masih diduga ya."

Salah satu hakim yang bertugas di Pengadilan Tinggi Jabar tersebut, Djernih Sitanggang, mengatakan listrik di gedung tersebut sempat dua kali padam, beberapa hari sebelumnya. "Ya, memang sebelum kejadian ini, di gedung ini sempat mati lampu beberapa kali," kata Ferdi.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Mashudi mengatakan kepolisian masih menyelidiki penyebab dan titik munculnya api. "Masih kami selidiki penyebabnya, kalau perlu kami libatkan Puslabfor (Mabes Polri) untuk melakukan penyelidikan," singkat Mashudi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gedung Pengadilan Tinggi Jawa Barat, di Jalan Surapati, Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, dilalap si jago merah, Selasa siang. Para hakim, petugas keamanan, dan pegawai lain di gedung itu, berhamburan keluar karenanya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X