Ini Pesan Terakhir TKW yang Dibunuh di Hongkong

Kompas.com - 04/11/2014, 19:42 WIB
|
EditorFarid Assifa
KENDARI, KOMPAS.com — Sepekan sebelum meninggal, Seneng Mujiasih alias Jesse Lorena (28), seorang tenaga kerja wanita (TKW) yang dibunuh di Hongkong, sempat menghubungi orangtuanya untuk menanyakan uang yang telah dikirim korban.

Hal itu diungkapkan Mujiharso, ayah kandung Seneng Mujiarsih, saat dihubungi Kompas.com melalui telepon selulernya, Selasa (4/11/2014) sore. Sebelum menerima kabar kematian anaknya dari seorang tetangga korban sesama buruh migran di Hongkong, Mujiharso sempat berkomunikasi dengan putrinya untuk terakhir kali pada Kamis (31/10/2014) malam.

“Terakhir dia tanya kalau kiriman uangnya sudah diterima atau belum, lalu saya jawab sudah,” tutur Mujiharso dengan nada sedih.

Keesokan harinya, saat ia kembali menghubungi nomor telepon putrinya, ternyata diangkat oleh seorang wanita yang mengaku sebagai rekan almarhum.

“Orang yang angkat telepon bilang, 'Pak, anakmu sudah pergi'. Tapi kamu jangan bilang sama siapa-siapa ya? Kemarin waktu ngirim uang, dia enggak bisa ngirim karena KTP anakmu hilang,” ungkap Mujiharjo menirukan ucapan teman putrinya.

Ia menjelaskan, putrinya berangkat pertama kali ke Hongkong sejak lima tahun lalu. Selama di Hongkong, korban mengaku bekerja di salah satu restoran di negara tersebut. Mujiharso mengaku tidak mengetahui pasti jasa perusahaan yang memberangkatkan putrinya ke Hongkong. Sebab, semua perlengkapan keberangkatan sang anak diurus di Banyuwangi, Jawa Timur. Ia hanya sempat mengurus surat pengantar dari desa.

Sementara itu, kakak korban, Sriswantoro, mengatakan, selama bekerja di Hongkong, adiknya sempat cuti sebulan dan pulang ke Indonesia, lalu kembali ke Hongkong. Selama ini, korban merupakan salah satu tulang punggung keluarga dan secara rutin mengirimkan uang untuk keluarganya di kampung.

“Kami keluarga sangat sedih, apalagi kejadiannya dadakan seperti ini. Terlebih adik saya menjadi korban pembunuhan secara sadis, saya sedih sekali, Mbak,” ungkap Sriswantoro di ujung telepon.

Sebelumnya diberitakan, Seneng Mujiasih alias Jesse Lorena (28), salah seorang TKW asal Desa Sidomakmur, Kecamatan Tiworo Kepulauan (Tikep), Kabupaten Muna Barat, Sultra, tewas setelah menjadi korban pembunuhan sadis yang dilakukan bankir asal Inggris, Rurik George Catton Jutting, di Hongkong pada Sabtu (1/11/2014) lalu. Kepolisian Hongkong sudah menangkap pelaku.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19 di NTB Nyaris Terisi 100 Persen

Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19 di NTB Nyaris Terisi 100 Persen

Regional
Geger Temuan Ular Sanca 4 Meter, Dikira Bambu yang Melintang di Jalan

Geger Temuan Ular Sanca 4 Meter, Dikira Bambu yang Melintang di Jalan

Regional
Hitam Merah Kota Surabaya

Hitam Merah Kota Surabaya

Regional
PDP Dinyatakan Positif Corona usai Dimakamkan, 26 Anggota Keluarga Jadi ODP

PDP Dinyatakan Positif Corona usai Dimakamkan, 26 Anggota Keluarga Jadi ODP

Regional
Dalam 3 Hari 508 Pasien Covid-19 Sembuh, Khofifah: Terima Kasih Tenaga Medis

Dalam 3 Hari 508 Pasien Covid-19 Sembuh, Khofifah: Terima Kasih Tenaga Medis

Regional
Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

Regional
Meski Gunakan Pesawat Canggih, Speedboat Bawa 10 Pesepak Bola Tak Juga Ditemukan

Meski Gunakan Pesawat Canggih, Speedboat Bawa 10 Pesepak Bola Tak Juga Ditemukan

Regional
Kakek Penjual Sabun Keliling Kena Hipnotis hingga Uangnya Raib, Kapolres Turun Tangan

Kakek Penjual Sabun Keliling Kena Hipnotis hingga Uangnya Raib, Kapolres Turun Tangan

Regional
'Kondisinya Mengerikan, Para Guru Tak Menghiraukan Jaga Jarak'

"Kondisinya Mengerikan, Para Guru Tak Menghiraukan Jaga Jarak"

Regional
Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal, Keluarga Amuk Petugas: Angkat Jenazahnya!

Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal, Keluarga Amuk Petugas: Angkat Jenazahnya!

Regional
Karyawati SPBU Ditampar Pengendara Motor yang Tak Mau Antre, Korban Lapor Polisi

Karyawati SPBU Ditampar Pengendara Motor yang Tak Mau Antre, Korban Lapor Polisi

Regional
Jadi Kawasan Tertinggi Penyebaran Covid-19, Jalan di Surabaya Ini Ditutup

Jadi Kawasan Tertinggi Penyebaran Covid-19, Jalan di Surabaya Ini Ditutup

Regional
Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Mengapa?

Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Mengapa?

Regional
Cabuli 10 Gadis, Pemuda Kediri Diamankan Polisi, 1 Korban Hamil dan Aborsi

Cabuli 10 Gadis, Pemuda Kediri Diamankan Polisi, 1 Korban Hamil dan Aborsi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral Video Karyawati Ditampar Konsumen | Karena Asmara, Pelajar Dikeroyok 3 TNI

[POPULER NUSANTARA] Viral Video Karyawati Ditampar Konsumen | Karena Asmara, Pelajar Dikeroyok 3 TNI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X