Polisi Belum Selesai Selidiki Perkara, Imigrasi Sudah Deportasi WNA yang Diduga Berperkara

Kompas.com - 04/11/2014, 04:23 WIB
Ilustrasi deportasi imigrasi ShutterstockIlustrasi deportasi imigrasi
|
EditorPalupi Annisa Auliani
BALIKPAPAN, KOMPAS.com – Kepolisian menyayangkan langkah Kantor Imigrasi Balikpapan mendeportasi sejumlah 45 dari 101 warga negara asing dari Tiongkok yang diciduk dari tiga rumah tinggal di Balikpapan Kalimantan Timur pada akhir Oktober 2014.

Di antara para WNA tersebut dicurigai ada yang terlibat tindakan ilegal. Kepolisian berniat melanjutkan penyidikan atas para warga asing itu, setelah mendapati sejumlah laptop, telepon genggam, hingga jaringan wifi berkapasitas besar di tempat pengkapan.

“Kami sudah mencoba memeriksa. Kami melihat ada potensi mereka melakukan pelanggaran, sehingga bisa disidik polisi. Tetapi sampai saat ini, semua baru sinyalemen, jadi tidak bisa disebut telah melakukan (pelanggaran),” kata Kapolres Balikpapan Ajun Komisaris Besar Andi Azis Nizar, Senin (3/11/2014).

Penangkapan para warga negara asing berikut ragam peralatannya memunculkan sejumlah dugaan, mulai dari judi online hingga peretasan. Andi semula berharap Imigrasi tak buru-buru memulangkan warga tangkapan itu.

“Memang ada bukti-bukti seperti handphone dan laptop. Kami sedang dalami. Karena ada potensi ke arah hacker, meski bukan di sini TKP pembobolannya, baik perbankan dan tempat lain,” tutur Andi.

Aparat gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), polisi, TNI, dan kantor imigrasi di Balikpapan menciduk 101 WNA asal Tiongkok dari tiga tempat berbeda di Balikpapan, Jumat (31/10/2014). Mereka kemudian merumahkan ratusan WNA ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) di Kecamatan Lamaru.

Dalam tempo dua hari, 45 WNA di antaranya langsung dikirim pulang ke Guangzhou melalui penerbangan Air Asia pada Minggu (2/11/2014).  Kepala Kantor Imigrasi Balikpapan Sukandar mengatakan, pemulangan 45 WNA itu setelah dilalui kepastian bahwa tidak ada temuan pelanggaran pidana yang dilakukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepastian ini, tutur Sukandar, diperoleh setelah polisi menyerahkan mereka ke imigrasi tanpa pesan maupun catatan. “Dengan diserahkannya ke pihak imigrasi dari kepolisian, maka kami menganggap semua sudah clear. Setelah dari pemeriksaan polisi, tidak ada unsur pidana umum. Maka pihak imigrasi bisa melakukan BAP,” kata Sukarndar.

Kantor Imigrasi kemudian melakukan cek silang untuk mencari tahu keabsahan dokumen para WNA dan apa yang dikerjakan para WNA selama di Balikpapan. Dari hasil BAP, para WNA tiba ke Indonesia dengan visa on arrival.

Belakangan terungkap, kunjungan tersebut merupakan kedok untuk mendapatkan pekerjaan di Balikpapan. Imigrasi segera memulangkan warga Tiongkok itu karena menduga ada rencana penggunaan visa tak sesuai peruntukan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.